Kemenangan Indonesia Atas Brunei Tak Diakui FIFA
Editor Bolanet | 28 September 2012 14:50
- Kemenangan besar 5-0 yang diraih skuad Garuda dari Brunei Darussalam, Rabu (26/9) bisa jadi takkan mempengaruhi posisi Indonesia dalam daftar ranking FIFA. Pasalnya dalam situs resminya, FIFA tidak mencantumkan kemenangan dari Brunei.
Tercatat FIFA hanya mengakui jika Indonesia sudah melakukan empat pertandingan sejak bulan Februari 2012. Yakni saat kalah telak melawan Bahrain (0-10) di kualifikasi Piala Dunia 2014, imbang melawan Filipina (2-2), kalah dari Korea Utara (0-2), dan imbang melawan Vietnam (0-0) dalam laga persahabatan.
Sebelumnya FIFA sempat memasukkan jadwal Brunei melawan Indonesia, pada hari Rabu (26/9), meski tanpa disertai dengan hasil akhir pertandingan.
Belum diketahui penyebab tak dimasukkannya laga Brunei melawan Indonesia dalam agenda FIFA. Namun besar kemungkinan hal itu disebabkan karena tidak semua ofisial pertandingan mempunyai lisensi dari FIFA. Sehingga kemenangan telak Irfan Bachdim dkk tak lagi dianggap sebagai pertandingan resmi 'A'.
Kejadian ini mirip dengan yang menimpa Filipina. FIFA menghapus dua laga Filipina sebelumnya sebagai pertandingan resmi FIFA 'A'. Penyebabnya karena laga Filipina melawan Laos (10/9) tidak memakai wasit resmi FIFA. Sementara saat Filipina melawan Kamboja pada (05/9), Kamboja tercatat melakukan tujuh pergantian.
Dihapusnya laga Brunei-Indonesia ini juga mengejutkan ofisial pertandingan. Seperti dilansir The Brunei Times, Rabu (26/9), ofisial pertandingan sudah memastikan agar kejadian yang dialami Filipina tak lagi terulang. Laga Brunei-Indonesia dipimpin wasit netral asal Malaysia yang bersertifikat FIFA, Mohd Yussof Mat Karim. Selain itu, kedua tim sudah sepakat untuk melakukan pergantian sebanyak enam kali sesuai dengan regulasi FIFA.
Tercatat FIFA hanya mengakui jika Indonesia sudah melakukan empat pertandingan sejak bulan Februari 2012. Yakni saat kalah telak melawan Bahrain (0-10) di kualifikasi Piala Dunia 2014, imbang melawan Filipina (2-2), kalah dari Korea Utara (0-2), dan imbang melawan Vietnam (0-0) dalam laga persahabatan.
Sebelumnya FIFA sempat memasukkan jadwal Brunei melawan Indonesia, pada hari Rabu (26/9), meski tanpa disertai dengan hasil akhir pertandingan.
Belum diketahui penyebab tak dimasukkannya laga Brunei melawan Indonesia dalam agenda FIFA. Namun besar kemungkinan hal itu disebabkan karena tidak semua ofisial pertandingan mempunyai lisensi dari FIFA. Sehingga kemenangan telak Irfan Bachdim dkk tak lagi dianggap sebagai pertandingan resmi 'A'.
Kejadian ini mirip dengan yang menimpa Filipina. FIFA menghapus dua laga Filipina sebelumnya sebagai pertandingan resmi FIFA 'A'. Penyebabnya karena laga Filipina melawan Laos (10/9) tidak memakai wasit resmi FIFA. Sementara saat Filipina melawan Kamboja pada (05/9), Kamboja tercatat melakukan tujuh pergantian.
Dihapusnya laga Brunei-Indonesia ini juga mengejutkan ofisial pertandingan. Seperti dilansir The Brunei Times, Rabu (26/9), ofisial pertandingan sudah memastikan agar kejadian yang dialami Filipina tak lagi terulang. Laga Brunei-Indonesia dipimpin wasit netral asal Malaysia yang bersertifikat FIFA, Mohd Yussof Mat Karim. Selain itu, kedua tim sudah sepakat untuk melakukan pergantian sebanyak enam kali sesuai dengan regulasi FIFA.
(bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ramadhan Pohan: Kami Kalah Terhormat
Tim Nasional 23 Mei 2012, 05:15
-
Bola Indonesia 10 Mei 2012, 17:00

-
Youngster Malaysia Gabung Klub Liga Portugal?
Asia 9 Mei 2012, 22:45
-
Bentuk Dua Tim, Timnas U-14 Buka Lowongan Pelatih
Tim Nasional 7 Mei 2012, 08:17
-
Tim Nasional 7 Mei 2012, 07:59

LATEST UPDATE
-
Arsenal ke Final Liga Champions dengan Gaya
Liga Champions 6 Mei 2026, 08:04
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 6 Mei 2026, 05:52
-
Man of the Match Arsenal vs Atletico Madrid: Declan Rice
Liga Champions 6 Mei 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18











