Ketua BTN Pastikan Tak Ada Lagi Budaya Titip-Menitip Pemain di Tim Nasional
Serafin Unus Pasi | 22 Juni 2024 00:08
Bola.net - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, buka suara soal rumor adanya pemain titipan di tim nasional, yang merebak kembali belakangan ini. Ia memastikan, kejadian titip-menitip pemain tersebut tak terjadi lagi masa kini.
Sumardji mengaku bahwa proses pemilihan pemain untuk memperkuat tim nasional sudah melalui proses yang cukup panjang. Proses ini membuat keputusan yang diambil oleh tim pelatih menjadi alami dan tidak ada unsur titip-menitip.
"Ini saya sampaikan kepada teman-teman semua karena saya jujur saja juga merasa panas telinga saya kalau selama ini masih dikait-kaitkan," tukas Sumardji.
"Ini PSSI masa kini. Jangan diulang-ulang lagi seperti dulu-dulu. Sudah tidak ada lagi seperti itu," sambungnya.
Menurut Sumardji, upaya PSSI untuk menghilangkan budaya titip-menitip ini mendapat perhatian khusus dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
"Pak Ketua Umum komitmennya keras dan selalu menyampaikan kepada saya, 'Pak Mardji jangan sampai ada titip-titipan.' Saya jamin seribu persen tidak ada," ia menambahkan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Rumor Pemain Titipan di Timnas
Beberapa hari belakangan pembicaraan soal pemain titipan kembali merebak. Bahkan, salah seorang pilar Timnas Indonesia saat ini sempat merasakan pengalaman pahit akibat adanya titip-menitip pemain.
Dalam sebuah siniar di kanal youtube Sport77 official, Ernando Ari, mengenang pengalamannya ketika harus gagal lolos seleksi Tim Indonesia U-16. Pernyataan kiper Timnas Indonesia tersebut pada laga ini sempat mengundang kontroversi karena disalahpahami oleh khalayak.
Belum usai kegaduhan soal pernyataan tersebut, muncul pernyataan bahwa di Tim Indonesia U-16 saat ini ada upaya untuk menitipkan pemain. Ada anak salah seorang Komite Eksekutif PSSI yang disebut dititipkan untuk masuk dalam tim yang dibesut Nova Arianto ini.
Punya Metode Khusus
Lebih lanjut, Sumardji juga memiliki metode khusus untuk menghindari terjadinya titip-menitip pemain. Menurut perwira POLRI tersebut, ia memeriksa dengan cermat nama-nama pemain yang dipanggil memperkuat tim nasional.
"Contoh kayak tim U-16 yang sudah dirilis kemarin. Dari 23 pemain, masing-masing saya cek. Ini dari SSB mana? Lantas apakah ini ada kaitannya?" tutur Sumardji.
"Sebelum hal itu terjadi, maka di samping performa, kualitas dari para pemain yang dipilih itu adalah sesuai dengan kebutuhan pada masing-masing posisi. Saya pun juga mencari cara agar supaya betul-betul ini fair," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Peringatkan Arsenal: Bayer Leverkusen Bakal Sangat Berbahaya!
Liga Champions 17 Maret 2026, 11:49
-
Matheus Cunha Merengek ke Casemiro: Please, Main di MU Setahun Lagi!
Liga Inggris 17 Maret 2026, 11:15
LATEST UPDATE
-
Unggul 5-2 di Leg Pertama, Bos PSG Waspadai Kebangkitan Chelsea
Liga Champions 17 Maret 2026, 12:32
-
Menolak Menyerah! Manchester City Yakin Bisa Comeback Lawan Real Madrid
Liga Champions 17 Maret 2026, 12:02
-
Skuad Valentino Rossi Ingin Gabungkan Pembalap Senior dan Junior di MotoGP 2027
Otomotif 17 Maret 2026, 11:53
-
Mikel Arteta Peringatkan Arsenal: Bayer Leverkusen Bakal Sangat Berbahaya!
Liga Champions 17 Maret 2026, 11:49
-
Tensi Leao dan Pulisic Memanas di AC Milan, Allegri Turun Tangan
Liga Italia 17 Maret 2026, 11:43
-
Matheus Cunha Merengek ke Casemiro: Please, Main di MU Setahun Lagi!
Liga Inggris 17 Maret 2026, 11:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05












