Ketum BTN: Mengurus Timnas Tidak Boleh Arogan
Editor Bolanet | 25 Maret 2013 04:27
- Ketua Umum Badan Tim Nasional (BTN) Isran Noor masih mempersoalkan polemik pergantian pelatih yang berhak menangani Timnas di kualifikasi Piala Asia 2015.
Isran Noor mengaku kecewa, sebab bukan pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco yang menangani Timnas ketika menjalani laga kedua melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).
Secara tegas, Isran Noor mengatakan tidak menyetujui adanya penggantian posisi pelatih kepala. Sehingga, Isran menilai, ada pihak yang mencoba mengotak-atik program kerja BTN.
Padahal, mengurus Timnas itu harus dengan hati dan tidak boleh memaksakan kehendak atau arogan, katanya.
Saya tidak pernah sekali pun dikonfirmasi soal adanya perubahan pelatih. Apalagi, Blanco sudah dikontrak selama dua tahun untuk menangani Timnas, sambungnya.
Kronologis peristiwa tersebut bermula ketika Blanco mencoret sebanyak 14 pemain lantaran dinilai tidak disiplin. Kemudian, Wakil Ketua BTN, Harbiansyah Hanafiah, yang tidak suka degan kebijakan tersebut, langsung mendepak Blanco.
Sejurus kemudian, posisi Blanco diberikan kepada duet pelatih asal klub Indonesia Super League (ISL), Rahmad Darmawan (Arema Indonesia) dan Jacksen F Tiago (Persipura Jayapura). (esa/gia)
Isran Noor mengaku kecewa, sebab bukan pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco yang menangani Timnas ketika menjalani laga kedua melawan Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).
Secara tegas, Isran Noor mengatakan tidak menyetujui adanya penggantian posisi pelatih kepala. Sehingga, Isran menilai, ada pihak yang mencoba mengotak-atik program kerja BTN.
Padahal, mengurus Timnas itu harus dengan hati dan tidak boleh memaksakan kehendak atau arogan, katanya.
Saya tidak pernah sekali pun dikonfirmasi soal adanya perubahan pelatih. Apalagi, Blanco sudah dikontrak selama dua tahun untuk menangani Timnas, sambungnya.
Kronologis peristiwa tersebut bermula ketika Blanco mencoret sebanyak 14 pemain lantaran dinilai tidak disiplin. Kemudian, Wakil Ketua BTN, Harbiansyah Hanafiah, yang tidak suka degan kebijakan tersebut, langsung mendepak Blanco.
Sejurus kemudian, posisi Blanco diberikan kepada duet pelatih asal klub Indonesia Super League (ISL), Rahmad Darmawan (Arema Indonesia) dan Jacksen F Tiago (Persipura Jayapura). (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
















