Ketum BTN: Timnas Harusnya Raih Hasil Imbang
Editor Bolanet | 24 Maret 2013 21:48
- Ketua Umum (Ketum) Badan Tim Nasional (BTN) Isran Noor, angkat bicara terkait hasil pertandingan lawan Arab Saudi, dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia kalah dengan skor tipis, 1-2. Dalam pandangan Bupati Kutai Timur tersebut, kekalahan yang diderita timnas adalah akibat adanya perubahan komposisi pelatih. Padahal, dilanjutkannya, BTN sudah meminta pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk menangani Timnas tersebut.
Pelengseran Luis Manuel Blanco dan kemudian digantikan Rahmad Darmawan serta Jacksen F Tiago merupakan hal yang dipaksakan. Padahal, waktu persiapannya juga mepet, ujar Isran Noor.
Dikatakannya lagi, tidak seharusnya Indonesia mendapatkan kekalahan. Sebab, jika Blanco yang tetap diberikan kepercayaan, pertandingan dipastikan berjalan imbang.
Harusnya kita bisa draw, tapi akibat adanya pergantian posisi pelatih maka hasilnya jadi mengecewakan, sambungnya.
Alhasil, hal tersebut dianggap membawa dampak kurang baik dalam Timnas. Sebab, mengganggu persiapan Timnas. Apalagi, penunjukan Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago sebagai pelatih, menyalahi prosedur yang ada.
Penunjukan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih, bukan hanya lewat BTN dan PSSI, melainkan proses G to G. Maksudnya, ada kesepakatan kedua negara (Indonesia dan Argentina). Karena itu, tidak bisa seenaknya saja melakukan perubahan pelatih, pungkasnya. [initial]
Pesan Rahmad Darmawan Untuk Pelatih Timnas
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia kalah dengan skor tipis, 1-2. Dalam pandangan Bupati Kutai Timur tersebut, kekalahan yang diderita timnas adalah akibat adanya perubahan komposisi pelatih. Padahal, dilanjutkannya, BTN sudah meminta pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk menangani Timnas tersebut.
Pelengseran Luis Manuel Blanco dan kemudian digantikan Rahmad Darmawan serta Jacksen F Tiago merupakan hal yang dipaksakan. Padahal, waktu persiapannya juga mepet, ujar Isran Noor.
Dikatakannya lagi, tidak seharusnya Indonesia mendapatkan kekalahan. Sebab, jika Blanco yang tetap diberikan kepercayaan, pertandingan dipastikan berjalan imbang.
Harusnya kita bisa draw, tapi akibat adanya pergantian posisi pelatih maka hasilnya jadi mengecewakan, sambungnya.
Alhasil, hal tersebut dianggap membawa dampak kurang baik dalam Timnas. Sebab, mengganggu persiapan Timnas. Apalagi, penunjukan Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago sebagai pelatih, menyalahi prosedur yang ada.
Penunjukan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih, bukan hanya lewat BTN dan PSSI, melainkan proses G to G. Maksudnya, ada kesepakatan kedua negara (Indonesia dan Argentina). Karena itu, tidak bisa seenaknya saja melakukan perubahan pelatih, pungkasnya. [initial]
Pesan Rahmad Darmawan Untuk Pelatih Timnas
Rahmad Darmawan: Indonesia Masih Berpeluang Lolos
Inilah Alasan RD Tunjuk Boaz Jadi Kapten Skuad Garuda (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
















