Legenda Malaysia Ungkap Rahasia Kemenangan atas Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2010: Terima kasih, Laser!
Asad Arifin | 21 Januari 2025 09:32
Bola.net - Penyerang legendaris Timnas Malaysia, Safee Sali, buka-bukaan tentang kisah sukses jadi juara Piala AFF 2010. Safee Sali mengakui bahwa kemenangan Malaysia atas Timnas Indonesia di final tak lepas dari insiden laser.
Piala AFF 2010 jadi salah satu kekecewaan terbesar bagi Timnas Indonesia. Sebab, di laga final yang dimainkan dua leg, Skuad Garuda harus mengakui kekalahan dari Malaysia secara menyakitkan.
Final leg pertama dimainkan di Stadion Bukit Jalil pada 26 Desember 2010. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Pada babak kedua, ada insiden sorotan sinar laser yang diarahkan ke wajah kiper Markus Horison.
Kubu Indonesia protes keras atas insiden tersebut. Laga sempat dihentikan karena protes tersebut. Nah, ketika laga dimulai laga, Malaysia berhasil mencetak tiga gol ke gawang Timnas Indonesia.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Safee Sali Akui Insiden Laser Bantu Malaysia Menang

Menurut Safee Sali, insiden laser itu jadi titik balik bagi kubu Malaysia. Sebelum laga terhenti, Malaysia sulit mencetak gol karena Indonesia sangat fokus. Namun, laser dan terhentinya laga mengubah situasi.
"Mungkin kami harus berterima kasih pada laser karena laser itu jadi titik balik performa kita. Sebelum laser itu, mungkin Indonesia masih sangat fokus," ucap Safee Sali pada siniar Sport77 Official.
"Setelah insiden laser, mungkin ada yang tidak fokus dengan laser itu dan kita sampai bisa mencetak sampai tiga gol," sambungnya.
Safee Sali ikut bermain pada laga final Piala AFF 2010. Bahkan, mantan pemain Pelita Jaya itu menyumbang dua gol pada final leg pertama. Satu gol Malaysia lain dicetak Ashari Samsudin.
Cerita Leg Kedua di Gelora Bung Karno

Leg kedua digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada 29 Desember 2010. Indonesia jadi tuan rumah. Menurut Safee Sali, Malaysia datang ke Jakarta dengan kepercayaan diri yang bagus dan memilih untuk bermain dengan hati-hati.
"Kita mau bermain biasa saja. Kami sudah tahu, kami pernah kalah 5-1 di Indonesia. Jadi, tantangan di Jakarta sudah pasti sangat sulit. Kita tidak ingin main sangat menyerang karena punya modal tiga gol," kata Safee Sali.
"Main berhati-hati, low block, dan counter. Setelah cetak satu gol, sudah kita langsung bertahan," imbuhnya. Malaysia kalah 1-2 pada leg kedua. Safee Sali bikin gol lagi ke gawang Indonesia.
Rahasia Performa Apik Malaysia Lawan Timnas Indonesia

Menurut Safee Sali, para pemain Malaysia punya motivasi sangat besar pada laga final. Sebab, setelah kalah dengan skor 1-5 dari Indonesia pada laga pertama di fase grup, Harimau Malaysia punya tekad yang besar untuk membalasnya.
"Mungkin kekalahan 5-1 itulah yang membuat kami merasa ingin bermain lawan Indonesia lagi. Sebab, 5-1 bukan hasil yang bagus untuk Malaysia," ucap Safee Sali.
"Setelah kekalahan itu, kami ingin bermain lagi lawan Indonesia dan caranya hanya dengan cara masuk final. Nah, di final itu pelatih (Krishnasamy Rajagopal) memberi motivasi ini tim yang kalahkan kita 5-1 dan motivasinya sudah beda," kata Safee Sali.
Sumber: Sport77 Official
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Stadion Piala Dunia 2026: Vancouver Stadium
Piala Dunia 3 Juni 2026, 08:29
-
Profil Stadion Piala Dunia 2026: Toronto Stadium
Piala Dunia 3 Juni 2026, 07:59
LATEST UPDATE
-
10 Jersey Terbaik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 16:00
-
Gattuso Minta Lazio Datangkan 4 Pemain Baru, Ini Posisi yang Diburu
Liga Italia 3 Juni 2026, 15:27
-
12 Wonderkid yang Siap Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 15:24
-
Barcelona Dapat Angin Segar, Joao Cancelo Berpotensi Turun Harga
Liga Spanyol 3 Juni 2026, 15:18
-
Status Nonunggulan Jadi Keuntungan Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 15:02
-
Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Cristiano Ronaldo Bersama Portugal
Piala Dunia 3 Juni 2026, 14:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













