Main di Piala ASEAN 2024, Timnas Indonesia Pantang Remehkan Lawan
Ari Prayoga | 22 Mei 2024 04:51
Bola.net - Mantan penggawa Timnas Indonesia, Kuncoro, berharap agar Timnas Indonesia tak meremehkan lawan yang akan dihadapi pada Piala ASEAN 2024. Ia menyebut, bagaimanapun juga, lawan-lawan Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- pada turnamen ini tetaplah harus diwaspadai.
Kuncoro menyebut, wajar jika Indonesia dinilai terlalu 'kuat' untuk bermain di turnamen ini. Hal ini, tak lepas dari peningkatan pesat dalam aspek permainan dan capaian Skuad Garuda belakangan ini.
"Namun, ini tetaplah sebuah agenda resmi yang tak bisa diremehkan," kata Kuncoro, kepada Bola.net.
"Apalagi, semua tim pasti berbenah sebelum bermain pada ajang ini," pemain Timnas Indonesia pada era 90-an tersebut menambahkan.
Sebelumnya, Indonesia dipastikan masuk ke Grup B dalam babak penyisihan Piala ASEAN 2024, yang digelar di Hanoi, Vietnam, Selasa (21/05). Di grup ini, Skuad Garuda berada bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Pada ajang yang dulunya bernama Piala AFF ini, Indonesia akan bermain dalam laga kandang-tandang. Format ini tetap digunakan sampai babak semifinal dan juga final. Rencananya, untuk edisi 2024, Piala ASEAN akan dihelat 23 November sampai 21 Desember 2024.
Sejauh ini, Indonesia belum pernah sekali pun meraih gelar juara pada ajang Piala AFF. Prestasi terbaik Skuad Garuda sejauh ini adalah enam kali tampil di partai final.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Serahkan Komposisi Tim kepada Pelatih

Lebih lanjut, Kuncoro juga menanggapi adanya saran dari sejumlah pengamat agar Timnas Indonesia memainkan tim pelapis pada ajang ini. Menurut pria yang kini berstatus asisten pelatih Arema FC ini, secara pribadi, ia sepakat dengan usulan tersebut. Ia mengaku sepakat jika yang dimainkan pada ajang ini merupakan pemain-pemain dari kompetisi lokal.
"Namun, kembali lagi. Kita harus percayakan sepenuhnya kepada tim pelatih. Siapa yang akan dimainkan, kita serahkan sepenuhnya kepada Shin Tae-yong," ucap Kuncoro.
"Pelatih adalah orang yang menakhodai tim selama ini. Tentu ia punya pandangan beda dengan kita," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















