Marc Klok Didaftarkan sebagai Pemain Senior Timnas Indonesia di SEA Games 2021
Gia Yuda Pradana | 12 Maret 2022 20:48
Bola.net - Marc Klok sudah bisa membela Timnas Indonesia per April 2022. Gelandang klub Persib Bandung itu juga sudah didaftarkan sebagai pemain senior untuk SEA Games 2021.
"Kami sudah mendaftarkan Marc Klok ke SEA Games 2021 untuk kuota pemain senior," kata Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, Jumat (11/3/2022).
Marc Klok telah menetap di Indonesia sejak April 2017 ketika bergabung dengan PSM Makassar. Artinya, mantan pemain Persija Jakarta itu tinggal membutuhkan beberapa pekan lagi untuk memenuhi syarat bermain bersama Timnas Indonesia.
"Kami sudah yakin Marc Klok bisa bermain karena dia sudah sesuai aturan selama lima tahun tinggal di Indonesia," imbuh Indra Sjafri.
Indra Sjafri mengungkapkan setiap peserta, termasuk Timnas Indonesia yang akan menurunkan timnas U-22, diperbolehkan untuk memainkan dua pemain senior di SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam pada 12-23 Mei 2022.
"Jumlah pemain senior di SEA Games 2021 boleh dimainkan dua. Namun, yang didaftarkan lebih dari itu. Artinya yang boleh bermain dua, seperti edisi sebelumnya," tutur Indra Sjafri.
Bulan Depan Lima Tahun

Per bulan depan, Marc Klok telah pas lima tahun tinggal di Indonesia. Kondisi itu menjadi syarat mutlak buatnya untuk bermain dengan Timnas Indonesia.
Seusai naturalisasinya tuntas pada November 2020, Marc Klok belum bisa beraksi untuk Timnas Indonesia. Sebab, pemain berusia 28 tahun itu gagal membuktikan garis keturunan maksimal dari kakek atau neneknya ke FIFA.
Statuta FIFA 2020 Pasal Ketujuh tentang kelayakan bermain untuk tim perwakilan menjelaskan siapa pun pemain yang ingin bermain di negara barunya, harus lahir di wilayah asosiasi itu, ibu kandung atau ayahnya lahir di wilayah asosiasi itu, nenek atau kakeknya lahir di wilayah asosiasi itu, atau telah tinggal di wilayah asosiasi itu.
FIFA juga menetapkan lama tinggal di wilayah asosiasi yaitu minimal tiga tahun sebelum usia 10 tahun, lima tahun untuk usia 10-18 tahun, dan lima tahun sejak usia 18 tahun.
Naturalisasi Jalur Istimewa

Lantaran tidak memenuhi kriteria garis keturunan, Marc Klok terpaksa harus memenuhi Statuta FIFA mengenai lama tinggal untuk membela Timnas Indonesia.
Saat dinaturalisasi pun, Marc Klok melalui jalur istimewa pasal 20 UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia yang berisikan, Warga Negara Asing (WNA) menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tanpa perlu melalui pasal ke-9 huruf b dengan syarat WNA itu telah berjasa kepada Republik Indonesia atau dengan alasan kepentingan negara.
Bunyi pasal ke-9 huruf b ialah WNA yang ingin menjadi WNI harus minimal lima tahun tinggal di Indonesia secara berturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut.
Marc Klok sempat dipanggil ke pemusatan latihan Timnas Indonesia pada Mei 2021. Ketika itu, pemain kelahiran Amsterdam, Belanda tersebut terpaksa meninggalkan kegiatan lebih cepat untuk menemani istrinya yang melahirkan.
Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adiyaksa/Rizki Hidayat, 12 Maret 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Tak Hanya di Korea Selatan, PSSI Sebut Timnas Indonesia U-19 akan TC ke Eropa
- Timnas Indonesia U-19 yang Sekarang Dinilai Lebih Bagus dari Generasi Sebelumnya
- Mengintip Harga Pasar 5 Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia: Siapa Termahal?
- 6 Fakta Menarik Soal Emil Audero: Putra Lombok dengan Market Value Rp190 Miliar
- SEA Games 2021: 7 Pemain Klub Luar Negeri yang Bisa Membela Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






