Media Vietnam Bongkar Kelemahan Indonesia U-23 di Final: Taktik Cerdas Kalahkan Dukungan Ribuan Suporter
Richard Andreas | 30 Juli 2025 11:10
Bola.net - Publikasi Vietnam, The Thao Van Hoa, memberikan penilaian terhadap kemenangan Timnas Vietnam U-23 melawan Timnas Indonesia U-23 pada pertandingan final Piala AFF U-23 2025 sebagai demonstrasi superioritas dalam hal strategi dan mentalitas juara. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut ditutup dengan skor 1-0 untuk keunggulan Vietnam.
Hasil ini sekaligus mengukuhkan trofi ketiga secara berturut-turut bagi Vietnam dalam kompetisi tersebut. Menurut media tersebut, jalannya pertandingan memang kurang spektakuler, namun hasil akhirnya dianggap sebagai klimaks yang tepat bagi tim yang dinilai memiliki kualitas superior.
Berdasarkan pandangan The Thao Van Hoa, Indonesia tidak mengantisipasi kekalahan pada laga puncak ini. Akan tetapi, rasa percaya diri yang dimiliki Garuda Muda tidak mampu menembus sistem permainan yang terstruktur secara ilmiah di bawah arahan pelatih Kim Sang Sik.
Taktik Vietnam Bikin Indonesia Frustrasi
Dalam analisisnya, The Thao Van Hoa menggarisbawahi perbedaan strategi yang diimplementasikan Vietnam dibandingkan dengan laga-laga sebelumnya. Tim tersebut tidak tergesa-gesa melakukan tekanan, tetapi lebih mengutamakan penutupan ruang gerak dan memaksa Indonesia untuk mengolah bola di wilayah bertahan mereka sendiri.
Kondisi ini menjadi keunggulan tersendiri bagi Vietnam, khususnya mengingat Indonesia telah menjalani satu pertandingan tambahan sebelumnya. Desakan dari puluhan ribu spektator juga disebut turut mengacaukan irama permainan para pemain Indonesia.
Vietnam menampilkan performa yang efisien melalui kombinasi penguasaan bola dan serangan balik yang terukur. Media tersebut menyoroti pressing intensif sejak menit-menit awal serta kontribusi vital Khuat Van Khang yang berhasil mengacaukan sektor kiri pertahanan Indonesia.
Gol Cepat, Mental Kuat, dan Penegasan Status

Satu-satunya gol Vietnam lahir pada babak pertama melalui eksekusi tendangan sudut yang telah menjadi senjata andalan mereka sepanjang turnamen ini. Setelah unggul, ketika Indonesia berusaha menyamakan kedudukan, barisan pertahanan Vietnam tetap solid dan tidak kehilangan ketenangan dalam menghadapi umpan-umpan silang dari Garuda Muda.
Masih berdasarkan laporan yang sama, seiring waktu berjalan, skuad Vietnam U-23 justru semakin meningkat kepercayaan dirinya. Di sisi lain, Indonesia U-23 tampak semakin kesulitan mencari celah dalam serangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pertandingan ini, menurut mereka, memiliki kemiripan dengan final Piala AFF 2024 ketika Vietnam berhasil mengalahkan Thailand. Melalui hasil ini, pelatih Kim Sang Sik dinilai kembali memperlihatkan ketajaman dalam membaca situasi permainan dan mengelola tim secara optimal.
Dominasi Vietnam dan Harapan Besar di Masa Depan
Kemenangan ini, tulis The Thao Van Hoa, bukan semata-mata perihal meraih trofi. Ini merupakan bukti konkret bahwa Vietnam adalah kekuatan dominan di tingkat kelompok usia muda kawasan ASEAN dengan memiliki karakter atau DNA juara yang melekat.
Gelar ini juga dipandang sebagai bekal berharga menjelang Kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games 2025 di Thailand. Dua trofi dalam periode waktu yang berdekatan disebut telah membangkitkan kembali optimisme besar masyarakat Vietnam terhadap prospek masa depan sepak bola negara mereka.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Agenda Besar Timnas Indonesia U-23 setelah Gagal Menjuarai AFF U-23 2025
- Sejauh Ini, Hanya Indra Sjafri yang Bisa
- Final AFF U-23 2025: Strategi Tak Biasa Vanenburg Kontraproduktif bagi Indonesia U-23
- Media Vietnam Beri Sindiran Menohok untuk Kekalahan Timnas Indonesia di Final Piala AFF U-23: Kurang Pemain Naturalisasi?
- 5 Pelajaran Kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam di Final Piala AFF U-23: Gerald Vanenburg Salah Taktik?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lyon vs LOSC: Calvin Verdonk Masuk dari Bangku Cadangan, Sayang Timnya Kalah
Tim Nasional 2 Februari 2026, 00:01
LATEST UPDATE
-
Rekap Lengkap Transfer Liga Inggris Januari 2026: Siapa Paling Banyak Belanja?
Liga Inggris 3 Februari 2026, 08:59
-
Jelang Arsenal vs Chelsea: Tanpa Estevao, Ini Kabar Terbaru Skuad The Blues
Liga Inggris 3 Februari 2026, 08:14
-
Rekap Transfer Manchester United Januari 2026: Lebih Banyak Pergerakan Pemain Muda
Liga Inggris 3 Februari 2026, 08:13
-
Ini Alasan Jean-Philippe Mateta Gagal Gabung AC Milan
Liga Italia 3 Februari 2026, 07:51
-
Udinese vs Roma: Gol 'Hoki' Ekkelenkamp, Drama di Menit Akhir, Giallorossi Gigit Jari
Liga Italia 3 Februari 2026, 07:38
-
Rekap Transfer Chelsea Januari 2026: Raheem Sterling Cabut, Cuci Gudang Pemain Muda!
Liga Inggris 3 Februari 2026, 07:22
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 3 Februari 2026, 05:24
-
Karim Benzema Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung dengan Al Hilal
Asia 3 Februari 2026, 04:56
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 4 Februari 2026
Liga Inggris 3 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Albacete vs Barcelona 4 Februari 2026
Liga Spanyol 3 Februari 2026, 03:00
-
Kebanggaan Maarten Paes Bisa Gabung Ajax: Saya Siap Berikan Segalanya
Tim Nasional 2 Februari 2026, 23:34
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 31 Januari - 3 Februari 2026
Liga Inggris 2 Februari 2026, 22:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57








