Mengapa Timnas Indonesia Cuma Main Sekali di FIFA Matchday September 2023?
Ari Prayoga | 6 September 2023 07:55
Bola.net - Timnas Indonesia cuma memainkan satu laga di FIFA Matchday September 2023 ini. Alasannya pun diungkapkan oleh pelatih Tim Merah Putih, Shin Tae-yong.
Jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, Timnas Indonesia termasuk kategori yang paling minim menghadapi pertandingan internasional pada FIFA Matchday kali ini.
Skuad Garuda hanya dijadwalkan berjumpa Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (8/9/2023). Padahal pada FIFA Matchday, setiap negara bisa menggelar maksimal dua pertandingan.
Negara-negara seperti Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura, Myanmar, hingga Kamboja, mengagendakan dua laga. Sebetulnya tak hanya Indonesia saja yang menggelar satu laga, tetapi ada juga Vietnam dan Brunei Darussalam.
Sementara itu, dua negara ASEAN sisanya, yaitu Laos dan Timor Leste, sama-sama tak mengajukan pertandingan internasional pada FIFA Matchday yang berlangsung mulai 4 hingga 12 September 2023 ini.
Harus Dirancang Setahun Sebelumnya

Shin Tae-yong mengatakan, pertandingan yang dihadapi Timnas Indonesia pada kalender FIFA Matchday harus mulai dirancang secara terstruktur. Sangat sulit mencari lawan secara dadakan untuk bertanding di kalender ini.
Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, agenda yang akan dihadapi skuad Garuda selama setahun seharusnya telah dipersiapkan pada tahun sebelumnya.
"Untuk FIFA Matchday, kami memang tidak bisa menentukan tim lawan yang akan dihadapi langsung pada saat itu juga," kata Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers, Selasa (5/9/2023).
"Seharusnya memang sudah dirancang satu tahun sebelumnya. Ketika sudah ada kalender FIFA, satu tahun itu akan berlangsung seperti apa, maka kita harus mempersiapkannya," ia menambahkan.
Bentrok dengan Agenda Timnas U-23

Selain karena tak mendapatkan lawan, alasan lainnya Timnas Indonesia hanya menggelar laga melawan Turkmenistan, di karenakan bentrok dengan agenda skuad Garuda Muda pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Sebagai informasi, babak kualifikasi untuk memperebutkan tiket menuju putaran final Piala Asia U-23 2024 berlangsung mulai 6 hingga 12 September 2023.
"Namun, memang saat itu tidak dapat lawan dan khususnya sekarang pada FIFA Matchday ini bentrok dengan agenda Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024,” ujarnya.
Fokus FIFA Matchday Selanjutnya

Bekas arsitek Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu mengatakan, Timnas Indonesia akan mulai menganggap serius kalender FIFA Matchday yang berlangsung pada periode berikutnya.
Menurut jadwal internasional FIFA, agenda itu akan berlangsung pada 9 hingga 17 Oktober 2023. Sampai saat ini, belum ada kepastian dari PSSI soal calon lawan pada agenda FIFA Matchday tersebut.
"Selain itu, karena ada FIFA Matchday yang lebih penting pada Oktober 2023. Jadi, kali ini kami memutuskan untuk hanya bertanding satu laga saja di FIFA Matchday," kata Shin Tae-yong.
Disadur dari: Bola.com (Radifa Arsa, Rizki Hidayat) 5 September 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






