Mundari Karya Tak Khawatir Kondisi Fisik Pemain Menurun
Editor Bolanet | 23 Mei 2013 14:15
- Tim nasional Indonesia akan berlaga di ajang kualifikasi Piala Asia U-14, di Myanmar, pada 28 Mei hingga 3 Juni 2013.
Indonesia tergabung bersama Thailand, Bangladesh, Kamboja, Laos, dan Singapura di Grup F. Sedangkan semua pertandingan, dimainkan di Stadion Zeyar Thiri, Nay Pyi Taw, Myanmar.
Tim yang diarsiteki Mundari Karya tersebut, berkekuatan 21 pemain dan akan bertolak menuju Myanmar pada Minggu (26/5) mendatang. Durasi perjalan yang ditempuh, tidak membuat Mundari khawatir lantaran dapat menurunkan fisik para pemainnya.
Kami berangkat Minggu pagi dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 09.00 WIB dan diperkirakan tiba di Myanmar hingga ke lokasi penginapan, sekitar dua jam perjalanan. Sehingga, tidak akan menguras fisik yang menyebabkan kelelahan, kata mantan pelatih klub Indonesia Super League (ISL), PSPS Pekanbaru tersebut.
Apalagi, dilanjutkannya, Muhammad Rafi Izzudin dan kawan-kawan baru menjalani pertandingan perdana dua hari kemudian, menghadapi Thailand. Selanjutnya, bertemu Kamboja (29 Mei), lalu kembali melanjutkan perjuangannya menghadapi Singapura (31 Mei) serta Laos (2 Juni) dan Bangladesh (3 Juni).
Artinya, kami memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan dan menjaga kondisi fisik para pemain. Apalagi, ketika selama berada di lokasi penginapan. Kami tengah bersemangat melakukan debut dengan tim ini, pungkasnya. (esa/mac)
Indonesia tergabung bersama Thailand, Bangladesh, Kamboja, Laos, dan Singapura di Grup F. Sedangkan semua pertandingan, dimainkan di Stadion Zeyar Thiri, Nay Pyi Taw, Myanmar.
Tim yang diarsiteki Mundari Karya tersebut, berkekuatan 21 pemain dan akan bertolak menuju Myanmar pada Minggu (26/5) mendatang. Durasi perjalan yang ditempuh, tidak membuat Mundari khawatir lantaran dapat menurunkan fisik para pemainnya.
Kami berangkat Minggu pagi dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 09.00 WIB dan diperkirakan tiba di Myanmar hingga ke lokasi penginapan, sekitar dua jam perjalanan. Sehingga, tidak akan menguras fisik yang menyebabkan kelelahan, kata mantan pelatih klub Indonesia Super League (ISL), PSPS Pekanbaru tersebut.
Apalagi, dilanjutkannya, Muhammad Rafi Izzudin dan kawan-kawan baru menjalani pertandingan perdana dua hari kemudian, menghadapi Thailand. Selanjutnya, bertemu Kamboja (29 Mei), lalu kembali melanjutkan perjuangannya menghadapi Singapura (31 Mei) serta Laos (2 Juni) dan Bangladesh (3 Juni).
Artinya, kami memiliki waktu yang cukup untuk menyiapkan dan menjaga kondisi fisik para pemain. Apalagi, ketika selama berada di lokasi penginapan. Kami tengah bersemangat melakukan debut dengan tim ini, pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















