Pelatih Indonesia U-16 Nilai Persaingan di Piala AFF U-16 2024 Ketat
Richard Andreas | 21 Juni 2024 01:40
Bola.net - Status timnya sebagai juara bertahan Piala AFF U-16 tak membuat Nova Arianto jemawa. Bahkan, Pelatih Indonesia U-16 ini menyebut bahwa persaingan yang akan dihadapi timnya pada ajang tersebut sangat ketat.
Menurut Nova, kekuatan tim-tim yang akan dihadapi anak asuhnya pada ajang ini relatif setara. Namun, ada faktor kunci yang bisa menjadi pembeda di antara mereka.
"Saya yakin, Laos, Filipina, dan Singapura, kalau secara level kualitas individu di usia U-16, nggak beda jauh," kata Nova.
"Yang membedakan adalah mental dan fisik," sambungnya.
Indonesia berstatus juara bertahan pada ajang Piala AFF U-16. Garuda Muda -yang waktu itu dinakhodai Bima Sakti sukses menjuarai Piala AFF U-16 usai mengalahkan Vietnam di partai puncak.
Pada edisi 2024 ini, Indonesia U-16 berada di Grup A. Garuda Muda berada bersama Filipina, Laos, dan Singapura.
Pada laga pertama, Garuda Muda akan menghadapi Singapura. Laga ini bakal dihelat di Stadion Manahan Solo, Jumat (21/06).
Dua hari berselang, giliran Filipina yang akan menjadi lawan Indonesia. Laga tersebut juga masih akan dihelat di Manahan.
Kemudian, pada laga terakhir mereka di fase grup, Indonesia akan menghadapi Laos. Pertandingan ini bakal digelar di Stadion Manahan, Kamis (27/06).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Kuatkan Mental Fisik
Menurut Nova, sejak awal, timnya sudah mengantisipasi kekuatan yang setara di antara para peserta Piala AFF U-16 2024 ini. Karenanya, menurut pria yang juga berstatus Asisten Pelatih Timnas Indonesia tersebut, para penggawa Garuda Muda harus memiliki keunggulan fisik dan mental.
"Ini yang selalu kita coba benahi. Saya kuatkan kepada pemain adalah mental tidak gampang menyerah di pertandingan," ucap Nova.
"Secara fisik juga dipersiapkan agar bisa tampil maksimal di AFF kali ini," sambungnya.
Enggan Bocorkan Taktik
Lebih lanjut, Nova tak mau membeber soal siasat apa yang telah diraciknya untuk ajang ini, termasuk apakah akan menggunakan skema tiga bek seperti yang dipakai di Timnas Indonesia.
"Ini taktikal. kalau saya buka di sini, lawan akan tahu semua," elak Nova.
"Kalau itu, kita akan lihat di pertandingan apa yang akan kita lakukan," ia menandaskan.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
Jangan Lewatkan!
- Ivar Jenner Ungkap Rasa Gugupnya Saat Laga Kontra Argentina
- Jadi Tulang Punggung Skuad Garuda, Thom Haye Tak Kesulitan Adaptasi di Timnas Indonesia
- Ranking Terbaru FIFA per Juni 2024: Argentina Masih di Pucuk, Timnas Indonesia Mager
- Update Terbaru Kasus Maarten Paes, Jadi Bisa Bela Timnas Indonesia Nggak Nih?
- Shin Tae-yong Lebih Gampang Menangis Sejak jadi Pelatih Timnas Indonesia, Kenapa Ya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20














