Pelatih Thailand Lega Bisa Akhiri Perlawanan Alot Indonesia
Afdholud Dzikry | 19 November 2016 19:26Bola.net - - Pelatih tim nasional (timnas) Thailand, Kiatisuk Senamuang mengaku cukup senang bisa menjinakkan Indonesia. Namun, dia juga mengaku timnya masih lemah dalam menangkis crossing dari lawan.
Indonesia menelan kekalahan 2-4 di tangan Thailand dalam laga pembuka pada Piala AFF 2016 yang digelar di Philippine Sport Stadium, Sabtu . Padahal pasukan Alfred Riedl tersebut sempat mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di awal babak kedua.
Gol Indonesia dibuat oleh Boaz Solossa dan Lerby Eliandry. Sementara Thailand sukses memastikan kemenangan via Peerapat Notchaiya dan juga trigol Teerasil Dangda.
Pertandingan melawan Indonesia selalu panas. Mereka memiliki ambisi besar untuk menang. Namun kami senang dapat mengakhiri pertandingan dengan manis, ujar Kiatisuk usai pertandingan.
Statistik memang bagus namun pertandingan tidak mudah, kami harus kerja keras untuk pertandingan berikut. Kami lengah dimana indonesia mencetak dua gol lewat crossing. Kami harus memperbaikinya untuk pertandingan berikut, tambah pelatih yang akrab disapa Zico ini.
Kiatisuk juga menegaskan sekali lagi bahwa tim asuhannya saat ini sebetulnya dalam kondisi kelelahan usai menjalani laga pra Piala Dunia melawan Australia beberapa waktu lalu. Namun, dengan determinasi tinggi, problem itu bisa diatasi.
Kami lelah setelah pertandingan melawan Australia. Namun kerja sama dan kerja keras membuat kami kembali ke pertandingan ini hingga bisa menang, tutupnya.(fit/dzi)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rebutan Juara Premier League: Momentum Sekarang Ada di Tangan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 16:15
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00



















