Pembelaan Eks Asisten Luis Milla Untuk Shin Tae-yong Yang Kerap Diminta Out dari Timnas Indonesia
Dimas Ardi Prasetya | 10 November 2024 22:32Bola.net - Eks asisten pelatih Luis Milla di Timnas Indonesia yakni Bayu Eka Sari memberikan pembelaan kepada Shin Tae-yong yang kerap diminta cabut dari kursi pelatih Merah Putih.
Sebelumnya, Shin Tae-yong sempat dikritik setelah memimpin Indonesia melakoni dua laga pada Oktober 2024. Skuad Garuda hanya mendapat satu poin dari dua pertandingan lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 di markas Bahrain pada 10 Oktober 2024, disusul kekalahan 1-2 dari tuan rumah China lima hari kemudian. Hasil itu membuat banyak pihak yang tidak puas dengan kinerja sang pelatih tim Merah-Putih.
Shin Tae-yong atau STY out sempat menggema. Kala itu, Timnas Indonesia diimbangi Bahrain 2-2 dan dikalahkan China 1-2 di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Namun, seruan itu telah berlalu. Diduga hanya kekecewaan sesaat pendukung Timnas Indonesia yang melihat Maarten Paes dan kawan-kawan bermain di bawah ekspektasi.
Mantan asisten pelatih Luis Milla yang juga sempat bekerja untuk PSSI, Bayu Eka Sari atau yang akrab disapa Bang BES, heran dengan sikap netizen atau orang-orang yang menyalahkan Shin Tae-yong atas kegagalan Timnas Indonesia meraih poin maksimal pada Oktober kemarin.
Tidak Menghargai Proses

Bayu Eka Sari kini bekerja untuk klub Dewa United di BRI Liga 2024/2025 sebagai asisten pelatih Jan Olde Riekering. Ia pernah bekerja di lingkungan PSSI, sebagai penerjemah sekaligus asisten Luis Milla ketika menukangi Timnas Indonesia pada periode 2017-2018 dan Simon McMenemy pada 2019.
Menurut Bang BES, para pengkritik Shin Tae-yong dalam beberapa laga terakhir Timnas Indonesia adalah orang-orang yang tidak menghargai sebuah proses.
"Yang menginginkan STY out itu hanya segelintir orang yang ingin ada perubahan, tapi caranya mereka tidak tahu. Padahal sebenarnya kita sebagai penonton itu nikmati momen saja," bebernya dalam perbincangan di kanal Youtube Liputan6.
"Ketika orang luar negeri saja segan dengan pencapaian Timnas Indonesia, kenapa masyarakat kita sendiri menginginkan perubahan dan lain-lain. Kita memang belum sekomplet Australia, Arab Saudi, tapi menuju arah sana," imbuh Bayu Eka.
"Lawan terbesar pelatih adalah waktu, fans tahunya cuma hasil. Terlalu cepat orang menilai, sekarang kalau STY diganti, siapa penggantinya? 4 tahun dia membangun seperti ini tidak mudah," serunya.
Sudah Sesuai Taktik

Kritikan paling pedas untuk Shin Tae-yong adalah ketika Timnas Indonesia keok 1-2 di markas China.
Komposisi starting XI yang diturunkan STY banyak yang membuat bertanya-tanya. Salah satunya menurunkan Asnawi Mangkualam sebagai starter dan kapten tim menggantikan peran Jay Idzes.
Kemudian beberapa pemain diaspora seperti Thom Haye baru dimainkan di babak kedua, yang membuat permainan lebih hidup dan mencetak gol untuk memperkecil kedudukan.
Menurut pengamatan Bayu Eka, hal-hal itu sudah menjadi ranah taktik dan strategi dari Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala. Ia lebih mengetahui kebutuhan dan taktik timnya.
"Saya melihat Taktik STY di China kemarin inginnya minimal tidak kebobolan dulu di babak pertama, baru ngegas di babak kedua. Hanya Maarten Paes, Jay Idzes, Ragnar Oratmngoen, dan Rafael Struick yang tidak dirotasi, artinya STY itu punya taktik sesuai dengan kebutuhan tim, dia punya analisis sendiri," bebernya.
"Saya yakin STY tidak coba-coba, tapi benar-benar menjalankan strateginya dengan pengalaman yang dimiliki. Indonesia itu punya kelebihan defense dan counter attack," lanjutnya.
Pasti Punya Evaluasi

Timnas Indonesia akan menghadapi Jepang pada 15 November 2024 dan Arab Saudi pada empat hari kemudian di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dalam lanjutan Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Bayu Eka sependapat dengan banyak pihak bahwa secara realistis Timnas Indonesia bisa mengunci peringkat 3 atau 4 dan melangkah ke kualifikasi putaran keempat.
Jepang dan Arab Saudi jelas tidak bisa diremehkan karena kekuatan mereka. Jadi kuncinya adalah mengalahkan Bahrain dan China di kandang sendiri.
"Melihat hasil empat laga terkini, Timnas Indonesia sudah cukup bagus. Sebenarnya tidak cukup bermain bagus, karena belum bisa full 90 menit bermain bagus, tapi harus diapresiasi. Coach STY mengejar kekurangan dari segi fisik dan stamina pemain," ujarnya.
"Kita masih belum punya target man, ada Ramadhan Sananta bisa digunakan untuk itu sebenarnya. Rafael Struick menurut saya bisa dimanfaatkan untuk sedikit turun, membuka ruang dan menembak dari luar kotak penalti. Rotasi yang dilakukan STY itu bagus, netizen banyak protes ya wajar karena yang dibutuhkan adalah hasil," tegasnya.
Sumber: Kanal Youtube Liputan6
Disadur dari: Bola.com
Published: 7/11/2024
Baca Juga:
Hasil Final Piala AFF Futsal 2024: Bungkam Vietnam 2-0, Timnas Indonesia Juara!
Thom Haye Main 81 Menit, Almere City Dihajar Feyenoord 1-4
Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner Sudah Tiba di Jakarta, Siap Tempur Perkuat Timnas Indonesia
Berkekuatan 33 Pemain Pilihan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia Gelar di TC di Bali Jelang Tampil di Piala AFF 2024
Timnas Indonesia Panen Sanksi dari FIFA: Denda Ratusan Juta Rupiah hingga Larangan Mendampingi Tim
Main 90 Menit, Jay Idzes Gagal Selamatkan Venezia dari Kekalahan Kontra Parma
Thom Haye Tidak Perlu Takut Luka Lutut Lagi, Rumput SUGBK Diklaim Sudah Bisa Dipakai untuk Selebrasi Knee Slide oleh Pemain Timnas Indonesia
Erick Thohir Targetkan Shin Tae-yong, Indra Sjafri, dan Nova Arianto Loloskan Timnas Indonesia, U-20, dan U-17 ke Piala Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hajar Feyenoord, Hansi Flick Minta Barcelona Tetap Membumi!
Liga Champions 10 September 2026, 05:20
-
Man of the Match Chelsea vs Leeds United: Cole Palmer!
Liga Inggris 10 September 2026, 04:26
-
Man of the Match Liverpool vs Atletico Madrid: Dominik Szoboszlai
Liga Champions 10 September 2026, 04:17
-
Hasil Liverpool vs Atletico Madrid: Comeback Sempurna The Reds di Anfield!
Liga Champions 10 September 2026, 03:55
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Manchester United vs Sabah 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:43
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




