Pengamat Nilai Partai Melawan Irak Jauh Lebih Berat untuk Timnas Indonesia, Selalu Kalah dalam 3 Pertemuan 1 Tahun Terakhir
Gia Yuda Pradana | 10 Oktober 2025 13:56
Bola.net - Pengamat sepak bola, Kesit B. Handoyo, menilai laga antara Timnas Indonesia melawan Timnas Irak akan menjadi penentu nasib Skuad Garuda di Putaran Keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan tersebut akan digelar pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah.
Kesit berpendapat, duel menghadapi Irak bakal sangat berat bagi anak asuh Patrick Kluivert ketimbang saat kalah 2-3 dari Arab Saudi. Ia menilai laga ini tidak hanya menjadi ujian kualitas, tetapi juga momen penting untuk menentukan peluang Timnas Indonesia.
"Yang jelas bahwa pertandingan melawan Irak akan jauh lebih berat," ujar Kesit kepada Bola.net, Jumat (10/10).
"Pertama karena pertandingan ini akan menentukan apakah Indonesia akan bisa tetap memiliki harapan minimal menjadi peringkat kedua, sekaligus menunggu hasil dari pertandingan terakhir yang nanti akan dimainkan Irak oleh Arab Saudi," katanya menambahkan.
Rekor Pertemuan Buruk

Kesit menilai rekor pertemuan Timnas Indonesia dengan Irak menjadi bukti nyata betapa sulitnya misi yang dihadapi. Dalam tiga pertemuan terakhir, Irak selalu keluar sebagai pemenang.
"Tidak mudah yang pasti karena dari tiga pertandingan terakhir melawan Irak kita tahu bagaimana kualitas tim Irak, mereka selalu menang dan Indonesia selalu kesulitan untuk bisa menaklukan Irak," ucap Kesit.
Meski demikian, Kesit tidak menutup mata terhadap perubahan positif di tubuh Timnas Indonesia. Ia menyoroti kehadiran sejumlah pemain diaspora yang dinilai dapat meningkatkan kualitas permainan tim.
"Bukan lawan ringan sekalipun kita pada saat ini diperkuat oleh beberapa pemain diaspora, pemain baru diaspora seperti Dean James, Ole Romeny, kemudian ada Miliano Jonathans, kemudian ada Joey Pelupessy," kata Kesit.
Kerja Keras dan Konsistensi

Namun, Kesit menekankan bahwa kehadiran pemain baru tidak otomatis menjamin hasil positif. Kerja keras dan konsistensi akan menjadi faktor utama bagi Timnas Indonesia untuk menaklukkan Irak.
"Saya kira tetap kerja keras bakal harus dilakukan oleh Timnas Indonesia untuk bisa memetik kemenangan melawan Irak, apalagi tekanannya juga semakin tinggi karena dengan kemenanganlah maka harapan Indonesia masih bisa terbuka, minimal untuk maju ke round berikutnya," imbuh Kesit.
Penulis: Fitri Apriani (Bola.net)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Timnas Indonesia vs Irak: Menit-menit Awal akan Sangat Rawan
- Timnas Indonesia vs Irak: Optimalkan Kekuatan Garuda, Eksploitasi Kelemahan Lawan
- Kekalahan dari Arab Saudi Jadi Pelajaran Berharga: Ini yang Perlu Dibenahi Jelang Duel Penentuan Timnas Indonesia vs Irak
- Sarapan, Mogok, dan Laga Batal: Kekacauan Guinea Khatulistiwa di Kualifikasi Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 17:47
-
Madura United Fokus Benahi Tim jelang Putaran Kedua BRI Super League 2025/26
Bola Indonesia 13 Januari 2026, 17:26
-
Tambah 3 Rider Muda, Ini Daftar 9 Anak Didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy 2026
Otomotif 13 Januari 2026, 17:02
-
Cek Pembagian Pot Drawing Piala AFF 2026: Posisi Timnas Indonesia Sangat Mencekam!
Tim Nasional 13 Januari 2026, 16:59
-
Jadwal Lengkap Carabao Cup 2025/2026
Liga Inggris 13 Januari 2026, 16:11
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester City Lawan Newcastle: Haaland Jadi Andalan
Liga Inggris 13 Januari 2026, 16:01
-
Ucapan Joan Laporta Terbukti: Kekacauan di Real Madrid dan Akhir Xabi Alonso
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:44
LATEST EDITORIAL
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22













