Perjalanan Karier Nathan Tjoe-A-On: Bek Kiri Swansea yang Bakal Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia
Ari Prayoga | 6 Desember 2023 04:04
Bola.net - Timnas Indonesia selangkah lagi mendapat tambahan amunisi. Tambahan amunisi ini tak lepas dari disetujuinya proses naturalisasi pemain oleh DPR, beberapa waktu lalu.
Salah satu pemain yang proses naturalisasinya disetujui dalam rapat paripurna DPR tersebut adalah Nathan Tjoe-A-On. Ia adalah pemain berdarah Belanda-Suriname. Darah Indonesia Nathan berasal dari kakeknya dari pihak ibu. Kakeknya tersebut berasal dari Semarang, Jawa Tengah.
Nathan sendiri sebelumnya sudah menjadi perhatian khusus Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Bahkan, pelatih asal Korea Selatan ini sudah memantau langsung permainan Nathan dan merekomendasikannya ke PSSI.
Wajar saja Shin Tae-yong jatuh hati padanya. Nathan merupakan salah satu bek kiri dengan pengalaman segudang. Pada usianya yang baru 21 tahun, ia sudah sempat makan asam garam berkompetisi di kasta tertinggi salah satu negara kiblat sepak bola dunia. Saat ini pun, ia berkompetisi di kompetisi Inggris, yang tetap bergengsi kendati bukan di level Premier League.
Bagaimana selengkapnya perjalanan karier Nathan Tjoe-A-On sejauh ini? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Matang Bersama Akademi Excelsior
Nathan Tjoe-A-On meretas karier sepak bolanya pada usia yang masih sangat muda, sembilan tahun. Waktu itu, pemain kelahiran 2001 ini bergabung dengan VV Nieuwerkerk.
Tiga tahun menimba ilmu di salah satu akademi sepak bola terbaik Belanda tersebut, Nathan pindah ke Excelsior, klub asal kota kelahirannya, Rotterdam.
Di Excelsior, Nathan menempuh sejumlah kelompok umur sebelum naik ke tim U-17 mereka pada awal musim 2016/2017. Waktu itu, umurnya bahkan belum genap 15 tahun. Hal ini tak lepas dari bakatnya yang menonjol.
Dua tahun bersama tim U-17 Excelsior, Nathan naik kelas ke tim U-19. Kali ini, ia juga belum genap belum berusia 17 tahun. Ia berada di kelompok umur tersebut sampai awal musim 2019/2020, ketika ia naik kelas ke tim utama.
Diadang Cedera di Tim Utama
Datang sebagai salah satu wonderkid, Nathan mendapat kontrak jangka panjang. Ia dipinang tim utama Excelsior dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
Namun, malang tak dapat ditolak. Kariernya terhadang cedera. Ia mengalami cedera engkel dan lutut yang membuatnya harus lama menepi.
Kurang lebih, Nathan harus absen selama 14 bulan. Praktis, tak hanya bermain, cedera ini juga membuatnya tak bisa berlatih.
Bangkit Lebih Kuat
Absen panjang tak membuat Nathan patah arang. Terbukti, setelah pulih sepenuhnya dari cedera, ia justru tampil lebih bagus lagi dan mendapat satu tempat di starting line-up Excelsior.
Penampilan apik Nathan bersama Excelsior berbuah manis. Ia mendapat perpanjangan kontrak bersama tim tersebut.
Selain itu, Nathan juga sukses membawa Excelsior promosi ke kasta tertinggo. Pada final play-off, ia membantu timnya menang dari ADO Den Haag.
Cetak Gol di Eredivisie

Di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Nathan tetap menjadi andalan Excelsior. Ia mendapat kesempatan bermain dalam 28 laga bersama tim tersebut di Eredivisie.
Kemampuan dan kematangan Nathan makin terasah di Eredivisie. Ia pun menjadi pemain belakang yang komplet.
Nathan tak cuma piawai menghalau serangan lawan. Ia pun rajin membantu serangan timnya, baik menciptakan peluang atau menuntaskan peluang. Terbukti, ia mencetak satu gol dan satu assist pada musim 2022/2023.
Gol pertama Nathan di level profesional ini dicetaknya pada laga kontra FC Emmen. Ia membantu Excelsior menang 2-1 dalam laga yang dihelat pada 9 September 2022 tersebut.
Hijrah ke Inggris
Apiknya penampilan Nathan membuat sejumlah klub tertarik untuk meminangnya. Namun, Swansea lah yang akhirnya berhasil mendapatkan tanda tangan pemain berdarah Suriname tersebut.
Walhasil, pada 13 Agustus 2003, Nathan hijrah ke Inggris. Ia dipinang dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
Namun, sejauh ini, Nathan belum melakoni debutnya bersama Swansea di Championship League. Dalam 19 pekan berjalan ini, paling banter ia duduk di bangku cadangan. Tercatat, ia menjadi cadangan dalam sepuluh laga, termasuk dalam tujuh laga terakhir Swansea, di Championship.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan yang Menanti Timnas Portugal?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 13:00
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 29 Juni - 4 Juli 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:50
LATEST UPDATE
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Brasil?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 17:00
-
Andoni Iraola Depak Pemain Ini dari Skuad Liverpool?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 16:30
-
Siapa Lawan Timnas Jerman di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 16:00
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan Timnas Spanyol?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 15:00
-
Saingi Arsenal, MU Juga Kejar Bruno Guimaraes
Liga Inggris 28 Juni 2026, 14:30
-
Siapa Lawan Timnas Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 14:00
-
MU Putuskan Lepas Striker Muda Berbakat Mereka di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 13:30
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan yang Menanti Timnas Portugal?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 13:00
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 29 Juni - 4 Juli 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:50
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41






