Pesan Tegas Om Simon untuk Timnas Indonesia U-17 Usai 2 Kali Takluk dari China: Masih Ada Waktu!
Gia Yuda Pradana | 14 Februari 2026 10:24
Bola.net - Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, memberikan tanggapan. Ini setelah Timnas Indonesia U-17 menelan dua kekalahan dari China U-17 dalam uji coba internasional.
Anak asuh Nova Arianto itu kalah 0-7 pada laga pertama dan 2-3 pada pertemuan kedua. Uji coba ini sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17 2026.
Pada pertandingan pertama, Simon mengakui performa Timnas Indonesia U-17 belum sesuai harapan. Namun, ia melihat adanya perbaikan dalam laga kedua setelah para pemain menjalankan instruksi pelatih.
"Pertandingan pertama tidak bagus. Yang kedua saya senang. Apa yang Coach Nova sampaikan untuk mereka, itu pemain bisa jalankan. Tidak usah khawatir, nanti bisa bagus," ujar Simon kepada wartawan.
Akui China Tim Bagus

Simon juga menanggapi selisih skor mencolok pada laga pertama. Kualitas lawan menjadi faktor yang perlu diperhitungkan.
"Anda jangan lupa, China punya kesebelasan paling bagus. Mereka bisa kontrol permainan, dan apa yang coach Nova sampaikan kepada mereka, semua terjadi. Hasilnya bagus, kan. Sekarang memang harus dikejar terus," kata Simon.
Menurut Simon, proses pembinaan masih berjalan dan waktu persiapan masih tersedia. Ia menyatakan para pemain masih berada dalam tahap awal perkembangan.
"Mereka itu masih muda. Coach Nova masih bisa kejar menyiapkan mereka setengah tahun, lima bulan. Masih ada waktu. Orang-orang yang terlalu repot. Itu pemain yang masih baru. Baru diseleksi juga. Jadi, saya tidak khawatir. Saya tahu semuanya akan jadi bagus," ucapnya.
Evaluasi Simon Tahamata

Terkait evaluasi teknis, Simon menyoroti peran pemain sayap dalam skema permainan. Ia meminta para pemain di sisi kiri dan kanan lebih berani menghadapi situasi satu lawan satu.
"Saya bilang, yang penting sekarang pemain yang bermain di sayap kiri atau sayap kanan harus berani satu lawan satu. Jangan khawatir, berani. Hilang bola di depan, ada sembilan, ada tujuh orang di belakang kamu. Boleh hilang bola. Dan itu mesti diajarkan dari situ, kenapa, bagaimana saya kehilangan bola," tuturnya.
Simon turut membagikan pengalamannya saat masih aktif bermain sebagai referensi bagi pemain muda. Ia menekankan pentingnya keberanian dalam mengambil inisiatif di lapangan.
"Saya sendiri bermain di sayap kiri, kalau di bola saya cari lawan. Saya jarang putar, saya cari lawan. Kamu harus berani. Mereka baru berumur 16. Jangan terlalu menekan mereka. Mereka masih punya waktu," imbuhnya.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Timnas Indonesia U-17 Lawan Jepang, China, Qatar di Piala Asia U-17: Kurniawan Dwi Yulianto Dibebankan Target Lolos Piala Dunia!
- Sumardji Blak-blakan soal Keputusan Angkat Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17
- Hasil Drawing Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Tergabung di Grup Neraka
- Hasil Timnas Indonesia U-17 vs China U-17: Garuda Asia Tumbang Dramatis 2-3
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Calvin Verdonk Puji Dony Tri Pamungkas: Layak Segera Tembus Liga Eropa
Tim Nasional 31 Maret 2026, 19:16
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 18:58
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 18:44
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 31 Maret 2026, 18:43
-
Peta Jalan Timnas Futsal Indonesia untuk Tembus Piala Dunia Futsal 2028
Tim Nasional 31 Maret 2026, 18:22
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56















