Petar Berharap Rahmat Bawa Indonesia Juara di Palestina
Editor Bolanet | 13 Mei 2012 08:17
- Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, pasrah dan menerima keputusan PSSI untuk menahan di Timnas.
Alasan PSSI tidak mengijinkan Rahmat ke Makassar karena kini menjadi tumpuan Timnas di lini depan yang akan berlaga dalam turnamen Al-Nakbah di Palestina.
Pelatih asal Kroasia itu berharap yang terbaik untuk Rahmat dan PSSI di Palestina. Ia juga mendoakan agar Rahmat bisa membawa Indonesia juara di sana.
Saya sudah berjuang keras untuk mendapatkan Rahmat tapi gagal dan saya harus menerima keputusan Fabio de Oliveira dan PSSI, kata Petar.
Saya berharap Rahmat dan PSSI mendapat yang terbaik di Palestina. Saya berdoa agar Indonesia memenangkan turnamen di Palestina itu, lanjutnya.
Kehilangan Rahmat menambah beban untuk Petar. Bukan saja karena harus meracik ulang ramuan strategi tapi juga memberikan pemahaman kepada skuadnya.
Apalagi, PSM kemungkinan akan lama kehilangan Rahmat karena fokus di Palestina sampai 23 Mei. Dari Palestina, Rahmat belum bisa kembali ke Makassar karena harus menjalani persiapan untuk laga persabahatan melawan Inter Milan di Jakarta, 26 Mei mendatang
Saya sudah berbicara kepada pemain. Saya jelaskan bahwa kita akan bertanding dalam lima laga tanpa Rahmat. Empat di ajang IPL dan satu di kompetisi Piala Indonesia, ujar Petar.
Rahmat tidak memperkuat PSM saat menjamu Arema Sabtu (12/5). Kemudian lanjut ke laga leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia di mana PSM lagi-lagi menjamu Arema, Rabu (16/5).
PSM kemudian terbang ke Madiun untuk menantang Persija Jakarta dalam lanjutan putaran kedua IPL, 19 Mei. (nda/end)
Alasan PSSI tidak mengijinkan Rahmat ke Makassar karena kini menjadi tumpuan Timnas di lini depan yang akan berlaga dalam turnamen Al-Nakbah di Palestina.
Pelatih asal Kroasia itu berharap yang terbaik untuk Rahmat dan PSSI di Palestina. Ia juga mendoakan agar Rahmat bisa membawa Indonesia juara di sana.
Saya sudah berjuang keras untuk mendapatkan Rahmat tapi gagal dan saya harus menerima keputusan Fabio de Oliveira dan PSSI, kata Petar.
Saya berharap Rahmat dan PSSI mendapat yang terbaik di Palestina. Saya berdoa agar Indonesia memenangkan turnamen di Palestina itu, lanjutnya.
Kehilangan Rahmat menambah beban untuk Petar. Bukan saja karena harus meracik ulang ramuan strategi tapi juga memberikan pemahaman kepada skuadnya.
Apalagi, PSM kemungkinan akan lama kehilangan Rahmat karena fokus di Palestina sampai 23 Mei. Dari Palestina, Rahmat belum bisa kembali ke Makassar karena harus menjalani persiapan untuk laga persabahatan melawan Inter Milan di Jakarta, 26 Mei mendatang
Saya sudah berbicara kepada pemain. Saya jelaskan bahwa kita akan bertanding dalam lima laga tanpa Rahmat. Empat di ajang IPL dan satu di kompetisi Piala Indonesia, ujar Petar.
Rahmat tidak memperkuat PSM saat menjamu Arema Sabtu (12/5). Kemudian lanjut ke laga leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia di mana PSM lagi-lagi menjamu Arema, Rabu (16/5).
PSM kemudian terbang ke Madiun untuk menantang Persija Jakarta dalam lanjutan putaran kedua IPL, 19 Mei. (nda/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















