Piala AFF 2018: Dapat Peluang Emas Menangkan Laga, Penalti Thailand Justru Mengangkasa
Ari Prayoga | 6 Desember 2018 01:45
Bola.net - - Kegagalan Thailand melaju ke partai final Piala AFF 2018 tak lepas dari kegagalan mesin gol mereka, Adisak Kraisorn mencetak gol lewat titik penalti di menit terakhir injury time.
Di saat pertandingan seakan hendak tuntas dengan skor 2-2 dan Malaysia ke final lantaran unggul agregat gol tandang, tim tuan rumah mendapat peluang emas terakhir.
Pencetak gol Malaysia, Syahmi Safari, melakukan hand ball di kotak penalti. Wasit mengeluarkan kartu kuning kedua, mengusir Syahmi, dan memberikan penalti buat Thailand.
Peluang ini jadi jalan Timnas Thailand ke final. Jika sukses dikonversi jadi gol, tim Gajah Perang bakal melaju ke final dengan kemenangan 3-2 karena saat itu waktu sudah menunjukkan menit ke-90+6.
Beban Berat Adisak
Top skorer sementara Piala AFF 2018 dengan koleksi delapan gol, Adisak Kraisorn, maju sebagai eksekutor. Sejak awal, ia terlihat gugup, kemungkinan lantaran beban yang ditanggungnya tak main-main.
Kiper Malaysia, Farizal Marlias, tampak dingin menyambut Adisak yang berdiri di depannya. Ia tak banyak melakukan pergerakan.
Dan, akhirnya, saat yang dinanti puluhan ribu fans Thailand tiba. Adisak menyepak bola, namun tak sesuai ekspektasi. Farizal bahkan tak perlu melakukan antisipasi apa pun karena bola sepakan kaki kanan Adisak melambung di atas mistar gawangnya.
Undang Perdebatan
Semua terjadi dalam sesaat, membuat pendukung Timnas Thailand seolah syok dengan tembakan itu. Pasalnya, Adisak merupakan bomber andalan. Ia diyakini kuat mental untuk mengambil penalti penentu nasib the War Elephants.
Nyatanya, striker sekelas Adisak pun tetap bisa gagal dalam momen segenting itu. Hanya sesaat setelah penalti itu, wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Skor tetap 2-2, dan Malaysia ke final.
Di sisi lain, kegagalan eksekusi penalti itu berpotensi menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar sepak bola di Asia Tenggara karena terjadi di menit akhir dan gagal dieksekusi bomber tajam.
Video Menarik
Berita video membahas masa depan e-Sport di Indonesia bersama Glen Richard dan Siman Sudartawa.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 09:06
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
LATEST UPDATE
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
-
Bagaimana Spanyol Mencapai Puncak Dunia
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:55
-
Piala Dunia 2026 Memperlihatkan Perkembangan Pesat Sepak Bola Afrika
Piala Dunia 20 Juli 2026, 22:50
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









