Piala AFF 2020: 3 Alasan Timnas Indonesia Gagal Habisi Singapura
Aga Deta | 23 Desember 2021 08:34
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menerapkan strategi yang berbeda saat menghadapi Singapura di Piala AFF 2020. Hal itu ternyata membuat permainan tim Garuda tak cukup ampuh untuk mengalahkan Singapura.
Pada leg 1 semifinal Piala AFF 2020, Shin Tae-yong memilih skema 4-4-1 untuk Timnas Indonesia. Dedik Setiawan didapuk sebagai starter dan ujung tombak yang pergerakan dibantu Irfan Jaya dan Witan Sulaeman di lini sayap.
Timnas Indonesia mengawali pertandingan dengan tempo lambat. Bahkan, Singapura sempat menguasai jalannya permainan.
Gaya permainan agresif dan ngotot seperti melawan Malaysia tak terlihat. Sampai pada menit ke-28, akhirnya Timnas Indonesia berhasil mencetak gol melalui Witan Sulaeman.
Setelah itu sampai turun minum, permainan Timnas Indonesia cenderung membosankan. Pada babak kedua, justru Singapura yang terlihat bermain agresif dan terus memberikan tekanan.
Hingga akhirnya, Timnas Indonesia kecolongan melalui skema serangan balik. Ikhsan Fandi mencetak gol penyeimbang setelah memaksimalkan umpan terobosan dari Faris Ramli. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Statistik mencatat, kedua tim sama-sama pemiliki jumlah penguasaan bola serupa yakni 50:50 persen. Namun, Timnas Indonesia kalah efektif dari Singapura karena hanya mencatatkan dua peluang akurat dari total lima percobaan.
Berikut analisis kegagalan strategi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura. Apa saja?
Mudah Terbaca

Skema 4-4-1 yang ditunjukkan Timnas Indonesia ternyata sudah terbaca oleh Singapura. Timnas Indonesia memang hanya mengandalkan kecepatan terutama dari sektor sayap dalam membangun serangan.
Irfan Jaya yang pada laga sebelumnya mencetak dua gol, dibuat tak berdaya. Bek Singapura yakni Irfan Fandi dan Nazrul Nazari menjalankan tugasnya dengan baik.
Singapura hanya kecolongan gol dari sektor sayap kanan Indonesia saat Asnawi Mangkualam memberikan umpan silang. Bek tengah Singapura, Safuwan Baharudin dan Zulfahmi Arifin, salah mengantisipasi bola yang diteruskan menjadi gol oleh Witan Sulaeman di lini tengah.
Kehilangan Fokus

Singapura yang terus ditekan Timnas Indonesia memilih bermain sabar. Pasukan berjulukan The Lions itu dengan tenang menunggu momentum yang tepat untuk balik menyerang.
Pada menit ke-70, kesempatan akhirnya datang melalui skema serangan balik. Timnas Indonesia yang keasyikan menyerang dibuat kaget dengan serangan balik Singapura.
Ikhsan Fandi berhasil memaksimalkan umpan Faris Ramli menjadi gol. Bola hasil sepakannya gagal diantisipasi oleh kiper Timnas Indonesia kawalan Nadeo Argawinata.
Kurang Suplai

Pelatih Shin Tae-yong awalnya menjadikan Dedik Setiawan sebagai target man di lini depan Timnas Indonesia. Namun, Dedik tak banyak mendapatkan suplai bola dari lini tengah atau sayap skuad Garuda.
Walhasil, Dedik kurang bisa memaksimalkan penampilannya untuk mencetak gol. Adapun ketika mendapatkan kesempatan mencetak gol, Dedik tak bisa menyelesaikannya.
Pada babak kedua, Dedik digantikan Ezra Walian. Namun, situasi tak berubah karena Ezra seakan tak terlihat dari skema permainan Timnas Indonesia.
Ezra kemudian diganti kembali pada menit ke-79 digantikan Hanis Sagara. Sayangnya, situasi tak berubah dan lini depan Timnas Indonesia tetap tampil buruk.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Gregah Nurikhsani
Published: 23/12/2021
Baca Juga:
Performa Timnas Indonesia di Leg Pertama Semifinal Piala AFF 2020: Loyo di Babak Kedua
Rapor Timnas Indonesia di Semifinal Piala AFF 2020 Lawan Singapura: Witan Kelas, Asnawi Militan!
Poin Positif dari Hasil Seri Timnas Indonesia vs Singapura: Sektor Sayap Lebih Hidup
Piala AFF 2020: Shin Tae-yong Tampak Tenang, Pasrah karena Timnas Indonesia Kelelahan?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Urung Datangkan Enzo Fernandez, Haruskah Jose Mourinho Kecewa?
Liga Spanyol 3 September 2026, 13:45
-
Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
Tim Nasional 3 September 2026, 10:52
-
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
Tim Nasional 3 September 2026, 10:47
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
Tim Nasional 3 September 2026, 10:37
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


