Piala AFF 2020: Waspada, Timnas Indonesia! Statistik Kamboja Saat Bertemu Malaysia Mengerikan
Yaumil Azis | 9 Desember 2021 06:39
Bola.net - Timnas Indonesia tidak boleh memandang Kamboja sebelah mata ketika bertemu di ajang Piala AFF 2020 pada Kamis (9/12/2021) malam nanti. Sebab, pasukan Ryu Hirose tersebut memiliki statistik mencengangkan ketika bertemu Malaysia.
Kamboja kalah 1-3 dari Malaysia, tapi tim yang kerap kalah telak dalam perjalanan sepak bolanya di Asia Tenggara ini mampu memberikan perlawanan yang cukup baik terhadap Harimau Malaya.
Meski kalah pada laga perdana, Kamboja mempertontonkan gaya sepak bola ball-possession. Ryu Hirose menegaskan filosofi serupa akan diterapkan saat menghadapi Timnas Indonesia.
"Kami akan tetap bermain seperti saat menghadapi Malaysia. Tidak penting siapa lawan kami, filosofinya akan tetap sama," kata Hirose pada sesi konferensi pers di Singapura.
"Kamboja akan bertahan dengan kuat dan mempertahankan penguasaan bola sebanyak mungkin menghadapi Timnas Indonesia."
Shin Tae-yong mengaku sudah melihat permainan Kamboja ketika menghadapi Malaysia. Pelatih asal Korea Selatan itu mempersiapkan tim asuhannya untuk bermain lebih menekan agar mampu menguasai jalannya pertandingan.
"Saya menonton pertandingan Kamboja melawan Malaysia di pertandingan pertama, penampilan yang sangat baik. Jadi kami akan lebih bermain pressing untuk mengambil penguasaan bola yang lebih baik dari Kamboja," tegas pelatih Timnas Indonesia itu.
"Mungkin banyak yang berpikir Kamboja itu memperlihatkan permainan sepak bola yang baik pada pertandingan kemarin. Untuk itu, kami akam bersiap dan lebih keras bermain agar kami bisa mendapatkan kemenangan," ujar pelatih asal Korea Selatan itu menambahkan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Statistik Kamboja Vs Malaysia
Ryu Hirose memang tidak asal ngomong saja. Statistik mencatat, terlepas dari tiga gol yang bersarang ke gawang Kamboja, tim berjulukan Angkor Warriors itu memberikan perlawanan alot.
Mereka unggul penguasaan bola 54 persen berbanding 46 persen atas Malaysia. Lalu, 11 tembakan dilepaskan, di mana tujuh di antaranya mengarah ke gawang.
Kamboja bahkan unggul dalam hal passing. Mereka melepaskan 393 passing, sementara Malaysia, meski akurasinya sama, yakni 80 persen, hanya membuat 324 operan saja.
Tak cuma sampai di situ, Kamboja sukses mengoleksi lima umpan silang. Malaysia hanya tiga saja, meski memang Harimau Malaya terbilang lebih efektif ketika melakukan serangan.
Waspada!
Mantan pemain tim nasional Indonesia, Bonggo Pribadi punya pandangan tersendiri jelang laga antara Indonesia kontra Kamboja. Menurut Bonggo, Kamboja memiliki perkembangan yang sangat bagus dalam beberapa tahun terakhir.
Bonggo merasa Kamboja tak bisa lagi disamakan dengan 10 atau 20 tahun lalu. Di mana saat itu mereka selalu jadi salah satu tim yang jadi lumbung gol Indonesia.
"Saya rasa levelnya masih ada di bawah Indonesia, tapi mengalahkan mereka tidak akan semudah dulu. Dahulu kan paling tidak kalau ketemu Timnas Kamboja atau Laos itu minimal kita menang 5-0," katanya.
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani)
Diunggah pada: 8 Desember 2021
Baca Juga:
- Yok Bisa Yok! Tottenham Dukung Indonesia di Piala AFF 2020
- Benarkah Jadwal Enteng di Awal Piala AFF 2020 Menguntungkan Timnas Indonesia?
- 5 Pemain Timnas Indonesia yang Berpeluang Debut Lawan Kamboja di Piala AFF 2020
- Daftar Nomor Punggung Timnas Indonesia di Piala AFF 2020: Egy 10, Ezra 7, Elkan Bagott?
- Piala AFF 2020: Kamboja Tebar Ancaman, Shin Tae-yong Siapkan Siaga 1 untuk Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





