Pilihan Paling Pas untuk Skema Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Marc Klok dan Ricky Kambuaya
Gia Yuda Pradana | 10 Juni 2022 14:31
Bola.net - Timnas Indonesia berhasil melalui ujian pertamanya di babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 Grup A dengan gemilang. Anak-anak asuh Shin Tae-yong menaklukkan tuan rumah Kuwait 2-1, Rabu 8 Juni 2022.
Kuwait unggul terlebih dahulu melalui gol Yousef Nasser Al-Sulaiman menit 41. Namun, Timnas Indonesia bisa berbalik menang lewat penalti Marc Klok menit 44 dan gol Rachmat Irianto menit 46.
Strategi tiga bek yang diterapkan Timnas Indonesia dalam laga ini cukup mengejutkan banyak pihak.
Shin Tae-yong menggunakan pendekatan berbeda untuk menghadapi tuan rumah. Alih-alih memaksa bermain terbuka, dia memilih menumpuk para pemainnya.
Saat situasi bertahan, ketiga bek tengah bakal dibantu dua wingback, Pratama Arhan dan Rachmat Irianto. Hal itu membuat Indonesia terlihat menggunakan lima bek.
Peran penting lantas dijalankan duo Persib Bandung di lapangan tengah, Marc Klok dan Ricky Kambuaya. Keduanya diminta menjadi jembatan antartransisi, baik saat bertahan maupun menyerang.
Walaupun tak bisa dikatakan bermain sempurna, keberadaan kedua pemain tersebut begitu krusial dalam permainan Tim Garuda.
Opsi Terbaik

Dengan strategi defense counter yang dimainkan, Marc Klok dan Ricky Kambuaya merupakan pilihan terbaik saat ini. Dua pemain ini paling cocok memainkan peran sebagai gelandang box-to-box dalam permainan Timnas Indonesia.
Keduanya cukup mempertahankan posisi di depan lini belakang dalam situasi bertahan. Saat bola berhasil direbut, Klok dan Kambuaya bisa secepat kilat berada di pinggir kotak penalti lawan.
Strategi ini terbilang berhasil saat meredam perlawanan Kuwait pada laga perdana. Jadi tak ada alasan bagi Shin Tae-yong untuk mengubah skema terbaiknya.
Marselino Ferdinan Tambahan Kreativitas

Marselino Ferdinan bisa jadi solusi lain jika Indonesia membutuhkan pemain yang kuat menahan bola. Pemuda berusia 17 tahun itu merupakan satu di antaranya yang terbaik di posisi gelandang serang saat ini.
Dalam keadaan tertinggal, Shin Tae-yong bisa melirik pemain asal Persebaya Surabaya itu sebagai sebuah opsi. Kemampuannya bisa diharapkan mampu mengubah keadaan bagi Indonesia.
Tetapi yang menjadi tanda tanya, bagaimana kesiapan Marselino menghadapi laga sepenting itu. Jika sanggup menaklukkannya, Marselino bisa menjadi supersub bagi Indonesia.
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia Berikutnya

Minggu, 12 Juni 2022
- Timnas Indonesia vs Yordania
- Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait City
- Kick-off: pukul 02.15 WIB.
Rabu, 15 Juni 2022
- Timnas Indonesia vs Nepal
- Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait City
- Kick-off: pukul 02.15 WIB.
Disadur dari: Bola.com/Wahyu Pratama/Rizki Hidayat, 10 Juni 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Marc Klok, Dia yang Bukan Indonesia Asli, tapi Main dengan Hati untuk Merah Putih
- Masih Kepikiran Ricky Kambuaya + Dimas Drajad
- Rizky Ridho, Permainanmu Top!
- Pratama Arhan di Laga Kuwait vs Timnas Indonesia: Jangan Ada Nutmeg di Antara Kita
- Timnas Indonesia Bungkam Kuwait, Strategi Shin Tae-yong Memang Top!
- Bagaimana Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Asia 2023?
- Indonesia Sikat Kuwait, Asisten Shin Tae-yong: Dulu Kalah, Sekarang Menang!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








