PSSI dan Timnas Kembali Menuai Kritikan
Editor Bolanet | 28 Januari 2013 16:15
- Timnas Indonesia sudah dipastikan batal beruji coba dengan Yordania. Namun yang memprihatinkan, hal tersebut justru berbuntut panjang. Misalnya, batalnya uji coba tersebut diyakini semakin menambah buruk citra sepak bola Indonesia di mata dunia.
Khususnya, bagi Jordania. Sangat memprihatinkan ketika timnas tidak bisa berangkat karena permasalahan non teknis yang sangat sepele. Harus diakui Ini sangat memalukan, tutur pengamat sepak bola, Anton Sanjoyo.
Dilanjutkannya, hal tersebut disebabkan karena buruknya kinerja manajemen timnas. Apalagi, dikatakannya, menunjukkan kegagalan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam menunjuk sosok manajer bagi timnas.
Alhasil, wartawan senior tersebut juga meragukan sosok Manajer Timnas Mesak Manibor, notabene Bupati Kabupaten Sarmi, Papua. Diterangkannya, Mesak tidak mempunyai kapabilitas mengurus Timnas karena tidak mampu mendapat tiket pesawat.
PSSI selalu mengulang kesalahan yang sama. Seolah, tidak pernah belajar terkait penunjukan manajer Timnas. Kalau pesan tiket pesawat saja tidak mampu, bagaimana mungkin mengurus urusan lainnya, kritiknya.
Lebih jauh, Anton menceritakan, bukan kali pertama manajer Timnas dijabat orang yang tidak mempunyai kapabilitas. Manajer Timnas sebelumnya diemban Habil Marati dan Ramadhan Pohan, notabene seorang politikus sehingga tidak memiliki kapabilitas dalam bidang sepak bola. Keduanya dianggap lebih banyak mampu berbicara dari pada merealisasikannya. (esa/mac)
Khususnya, bagi Jordania. Sangat memprihatinkan ketika timnas tidak bisa berangkat karena permasalahan non teknis yang sangat sepele. Harus diakui Ini sangat memalukan, tutur pengamat sepak bola, Anton Sanjoyo.
Dilanjutkannya, hal tersebut disebabkan karena buruknya kinerja manajemen timnas. Apalagi, dikatakannya, menunjukkan kegagalan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam menunjuk sosok manajer bagi timnas.
Alhasil, wartawan senior tersebut juga meragukan sosok Manajer Timnas Mesak Manibor, notabene Bupati Kabupaten Sarmi, Papua. Diterangkannya, Mesak tidak mempunyai kapabilitas mengurus Timnas karena tidak mampu mendapat tiket pesawat.
PSSI selalu mengulang kesalahan yang sama. Seolah, tidak pernah belajar terkait penunjukan manajer Timnas. Kalau pesan tiket pesawat saja tidak mampu, bagaimana mungkin mengurus urusan lainnya, kritiknya.
Lebih jauh, Anton menceritakan, bukan kali pertama manajer Timnas dijabat orang yang tidak mempunyai kapabilitas. Manajer Timnas sebelumnya diemban Habil Marati dan Ramadhan Pohan, notabene seorang politikus sehingga tidak memiliki kapabilitas dalam bidang sepak bola. Keduanya dianggap lebih banyak mampu berbicara dari pada merealisasikannya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













