PSSI Ingin Cabor Sepakbola Tampil di Asian Games ke-17
Editor Bolanet | 23 Januari 2014 18:14
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) masih harap-harap cemas menunggu kepastian cabang olahraga (cabor) sepak bola berlaga di ajang Asian Games ke-17, di Incheon, Korea.
Pasalnya, belum ada putusan resmi dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Meski begitu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin , mengatakan jika cabor sepak bola memiliki keinginan besar untuk berlaga di Asian Games.
Kami hanya tinggal menunggu supaya direstui. Ajang Asian Games, memang tidak masuk kalender FIFA dan AFC. Namun, masyarakat ingin melihat Timnas U-23 tampil. Para pengurus PSSI telah sepakat untuk membiayai Timnas U-23 jika KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dan Kemenpora memperbolehkan ikut Asian Games, terang Djohar.
Untuk kebutuhan persiapan skuad, dana yang yang dianggarkan PSSI sebesar Rp10 hingga 15 miliar. Dana tersebut, dilanjutkan Djohar, ditujukan untuk keperluan training centre (TC)/pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 dan uji coba.
Kalau ada tambahan dari pemerintah, kami terima. Namun kalau tidak, kami sudah sepakat untuk memberangkatkan Timnas Indonesia U-23 dengan biaya pribadi, tanpa bantuan pemerintah sepeser pun, tuturnya.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, mengungkapkan jika Olympic Council Asia (OCA) selaku dewan penyelenggara Asian Games mempersilahkan Timnas Indonesia U-23 berlaga di Korea Selatan pada bulan September 2014.
Lebih jauh diterangkan Rita, Presiden OCA, Sheikh Ahmad Fahad Al Sahab dan Direktur General OCA, Husain Al-Musallam, berharap cabang olahraga sepak bola yang akan menurunkan Timnas Indonesia U-23, bisa tampil di ajang empat tahunan tersebut.
Saya sudah bertanya kepada Presiden OCA dan dia bilang kalau Timnas U-23 boleh berlaga di Asian Games. Dia juga bilang kalau di dalam Asian Games tidak ada babak kualifikasi. Sehingga, tinggal mendaftar saja. Presiden OCA justru berharap dengan tampilnya Timnas U-23 di Asian Games bisa memperbaiki prestasi Kontingen Indonesia di kawasan Asia, tuturnya.
Sayangnya, Rita masih belum bisa memberikan garansi cabor sepak bola unjuk kebolehan di Incheon, Korea Selatan. Hanya saja, dilanjutkan Rita, KOI terus berjuang untuk memberikan informasi supaya cabor sepak bola bisa turun lapangan.
Sejauh ini, kami (KOI) tidak bisa memberikan jaminan cabor sepak bola bisa tampil atau tidak. Keputusan tersebut, akan ditentukan dalam pertemuan antara pemerintah (Kemenpora), Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan KOI, pungkasnya. (esa/dzi)
Pasalnya, belum ada putusan resmi dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Meski begitu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin , mengatakan jika cabor sepak bola memiliki keinginan besar untuk berlaga di Asian Games.
Kami hanya tinggal menunggu supaya direstui. Ajang Asian Games, memang tidak masuk kalender FIFA dan AFC. Namun, masyarakat ingin melihat Timnas U-23 tampil. Para pengurus PSSI telah sepakat untuk membiayai Timnas U-23 jika KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dan Kemenpora memperbolehkan ikut Asian Games, terang Djohar.
Untuk kebutuhan persiapan skuad, dana yang yang dianggarkan PSSI sebesar Rp10 hingga 15 miliar. Dana tersebut, dilanjutkan Djohar, ditujukan untuk keperluan training centre (TC)/pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 dan uji coba.
Kalau ada tambahan dari pemerintah, kami terima. Namun kalau tidak, kami sudah sepakat untuk memberangkatkan Timnas Indonesia U-23 dengan biaya pribadi, tanpa bantuan pemerintah sepeser pun, tuturnya.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, mengungkapkan jika Olympic Council Asia (OCA) selaku dewan penyelenggara Asian Games mempersilahkan Timnas Indonesia U-23 berlaga di Korea Selatan pada bulan September 2014.
Lebih jauh diterangkan Rita, Presiden OCA, Sheikh Ahmad Fahad Al Sahab dan Direktur General OCA, Husain Al-Musallam, berharap cabang olahraga sepak bola yang akan menurunkan Timnas Indonesia U-23, bisa tampil di ajang empat tahunan tersebut.
Saya sudah bertanya kepada Presiden OCA dan dia bilang kalau Timnas U-23 boleh berlaga di Asian Games. Dia juga bilang kalau di dalam Asian Games tidak ada babak kualifikasi. Sehingga, tinggal mendaftar saja. Presiden OCA justru berharap dengan tampilnya Timnas U-23 di Asian Games bisa memperbaiki prestasi Kontingen Indonesia di kawasan Asia, tuturnya.
Sayangnya, Rita masih belum bisa memberikan garansi cabor sepak bola unjuk kebolehan di Incheon, Korea Selatan. Hanya saja, dilanjutkan Rita, KOI terus berjuang untuk memberikan informasi supaya cabor sepak bola bisa turun lapangan.
Sejauh ini, kami (KOI) tidak bisa memberikan jaminan cabor sepak bola bisa tampil atau tidak. Keputusan tersebut, akan ditentukan dalam pertemuan antara pemerintah (Kemenpora), Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan KOI, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 20:01
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














