Ranking FIFA: Indonesia Catat Posisi Terburuk Lagi
Editor Bolanet | 11 April 2013 19:00
- Indonesia kembali harus rela turun peringkat di daftar ranking terbaru FIFA. Dalam rilis terbaru per 11 April 2013 ini, Indonesia menempati peringkat ke-170 dengan 117 poin, atau yang terburuk sepanjang sejarah sepakbola Indonesia.
Hasil ini seakan mengulang catatan Indonesia pada Oktober 2012. Kala itu Indonesia juga berada di peringkat ke-170 dari 209 negara anggota FIFA.
Peringkat Indonesia ini bahkan kalah dari negara-negara ASEAN yang selama ini menjadi pesaing utama Indonesia, seperti Vietnam (peringkat ke-132), Thailand (140), Filipina (143), Myanmar (165), Malaysia (163) hingga Laos yang menempati dua peringkat lebih baik daripada Indonesia.
Untuk kawasan ASEAN, Indonesia hanya berhasil unggul dari Brunei Darussalam (186), Timor Leste (186) dan Kamboja (189). (fifa/dzi)
Hasil ini seakan mengulang catatan Indonesia pada Oktober 2012. Kala itu Indonesia juga berada di peringkat ke-170 dari 209 negara anggota FIFA.
Peringkat Indonesia ini bahkan kalah dari negara-negara ASEAN yang selama ini menjadi pesaing utama Indonesia, seperti Vietnam (peringkat ke-132), Thailand (140), Filipina (143), Myanmar (165), Malaysia (163) hingga Laos yang menempati dua peringkat lebih baik daripada Indonesia.
Untuk kawasan ASEAN, Indonesia hanya berhasil unggul dari Brunei Darussalam (186), Timor Leste (186) dan Kamboja (189). (fifa/dzi)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 9 Juni 2026, 14:41
-
Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
Piala Dunia 9 Juni 2026, 14:02
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Indonesia vs Mozambik?
Tim Nasional 9 Juni 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19















