Review AFC U-19: Garuda Jaya Jegal The Azkals
Editor Bolanet | 10 Oktober 2013 22:37
- Timnas Indonesia U-19 sukses menjegal langkah The Azkals Filipina untuk melaju ke babak berikutnya. Kemenangan 2-0 tim Garuda Jaya atas Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (10/10) membuat partai terakhir melawan Korea Selatan (Korsel) menjadi sangat menentukan.
Unggul satu gol pada babak pertama melalui tendangan bebas Muhammad Hargianto menit ke-27 tak mengendurkan semangat Indonesia untuk memburu gol. Pasalnya, Korsel kini memiliki produktivitas gol lebih baik setelah menghajar 5-1 di laga sebelumnya.
Sepuluh menit babak kedua berjalan Indonesia mengurung sepuluh pemain Laos di daerah pertahanan mereka. Beberapa peluang emas tercipta seperti tendangan Evan Dimas dari dalam kotak dan tembakan . Namun keduanya masih bisa ditepis kiper Ronilo Jr Valles Bayan.
Tak kunjung mendapatkan gol, pelatih Indra Sjafri pun melakukan rotasi. Zulfiandi ditarik keluar dan digantikan dengan gelandang yang bertipikal lebih menyerang Paolo Oktavianus Sitanggang pada menit ke-65. Tiga menit kemudian, giliran Dinan Yahdian Javier yang ditarik keluar untuk digantikan winger yang lebih segar, Yabes Roni Malaifani.
Strategi jitu Indra berbuah hasil di menit ke-83. Yabes membalas kepercayaan sang pelatih dengan tendangan kerasnya dari jarak dekat setelah ia lepas di sisi kanan. Indonesia unggul 2-0 atas The Azkals.
Meski tambahan waktu selama tiga menit diberikan, Indonesia tak mampu menambah gol lagi. Skor 2-0 menjadi milik Garuda Jaya.
Meski menang, harapan Indonesia untuk lolos sebagai juara grup sedikit terhambat karena kalah agregat gol dengan Korsel. Timnas U-19 harus menang di laga terakhir jika ingin menjadi juara grup, sementara bagi Korsel hasil imbang sudah cukup mengantarkan mereka lolos dengan juara grup.
Susunan pemain Filipina: Ronilo Jr Valles Bayan (GK); Amani Manuel Santos, Resuma Raphael, Julian Mariano, Jay R Bucayan; Junell Mark Bautista Valentino Calvo, Nikko Ralph, Keanu Alvares (John Kanayama '80); David Angelo, Daniel Gadia (C)
Susunan pemain Indonesia: Ravi Murdianto (GK); Mahdi Fahri, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama, M Fatchu Rahman (Hendra Sandi G '85'); M Hargianto, Zulfiandi (Paolo Sitanggang '65), Evan Dimas (C); Dinan Yahdian (Yabes Roni '68), Ilham Udin, Mukhlis Hadi NS. (fjr/hsw)
Unggul satu gol pada babak pertama melalui tendangan bebas Muhammad Hargianto menit ke-27 tak mengendurkan semangat Indonesia untuk memburu gol. Pasalnya, Korsel kini memiliki produktivitas gol lebih baik setelah menghajar 5-1 di laga sebelumnya.
Sepuluh menit babak kedua berjalan Indonesia mengurung sepuluh pemain Laos di daerah pertahanan mereka. Beberapa peluang emas tercipta seperti tendangan Evan Dimas dari dalam kotak dan tembakan . Namun keduanya masih bisa ditepis kiper Ronilo Jr Valles Bayan.
Tak kunjung mendapatkan gol, pelatih Indra Sjafri pun melakukan rotasi. Zulfiandi ditarik keluar dan digantikan dengan gelandang yang bertipikal lebih menyerang Paolo Oktavianus Sitanggang pada menit ke-65. Tiga menit kemudian, giliran Dinan Yahdian Javier yang ditarik keluar untuk digantikan winger yang lebih segar, Yabes Roni Malaifani.
Strategi jitu Indra berbuah hasil di menit ke-83. Yabes membalas kepercayaan sang pelatih dengan tendangan kerasnya dari jarak dekat setelah ia lepas di sisi kanan. Indonesia unggul 2-0 atas The Azkals.
Meski tambahan waktu selama tiga menit diberikan, Indonesia tak mampu menambah gol lagi. Skor 2-0 menjadi milik Garuda Jaya.
Meski menang, harapan Indonesia untuk lolos sebagai juara grup sedikit terhambat karena kalah agregat gol dengan Korsel. Timnas U-19 harus menang di laga terakhir jika ingin menjadi juara grup, sementara bagi Korsel hasil imbang sudah cukup mengantarkan mereka lolos dengan juara grup.
Susunan pemain Filipina: Ronilo Jr Valles Bayan (GK); Amani Manuel Santos, Resuma Raphael, Julian Mariano, Jay R Bucayan; Junell Mark Bautista Valentino Calvo, Nikko Ralph, Keanu Alvares (John Kanayama '80); David Angelo, Daniel Gadia (C)
Susunan pemain Indonesia: Ravi Murdianto (GK); Mahdi Fahri, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama, M Fatchu Rahman (Hendra Sandi G '85'); M Hargianto, Zulfiandi (Paolo Sitanggang '65), Evan Dimas (C); Dinan Yahdian (Yabes Roni '68), Ilham Udin, Mukhlis Hadi NS. (fjr/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
-
Prediksi Belanda vs Uzbekistan 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:44
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








