Review AFF U-19 : Harimau Muda Perpanjang Kekalahan Brunei
Editor Bolanet | 16 September 2013 17:26
- Brunei Darussalam kembali harus menelan kekalahan di fase Grup B AFF U-19 Championsip 2013. Kali ini giliran Timnas Malaysia yang membuat Brunei remuk redam. Menghadapi Harimau Muda -julukan Timnas Malaysia- Senin (18/09), anak asuh Dayem Haji Ali ini bertekuk lutut lima gol tanpa balas.
Timnas Malaysia langsung menggebrak begitu laga dimulai. Upaya ini membuahkan hasil kala laga berjalan enam menit. Sundulan Thanabalan Nadarajah mengarah tepat ke gawang Brunei, tanpa bisa diantisipasi Abdul Hafiz, yang dipercaya mengawal gawang Brunei di laga ini.
Barisan belakang Brunei kembali menunjukkan kelemahan mereka. Mohammad Adi Wardi dan benteng pertahanan Brunei lainnya kerap panik dalam mengantisipasi serbuan Malaysia.
Dua puluh menit laga berlangsung, barisan belakang Brunei membuat kesalahan kala menghalau serbuan Malaysia dan berbuah hukuman penalti. Mohammad Arif bin Mohammed Anwar yang menjadi algojo dengan dingin menaklukkan kiper Malaysia.
Semenit kemudian, gawang Brunei kembali koyak. Kali ini giliran Nur Shamie bin Iszuan Amin yang menaklukkan Abdul Hafiz bin Abdul Rahim.
Kerap melakukan blunder, kiper Brunei, Abdul Hafiz ditarik keluar. Posisinya digantikan Burhanuddin bin Edy Esmady.
Masuknya Burhanuddin tak mengubah jalannya pertandingan. Berulang kali serbuan Malaysia membahayakan gawang Brunei. Hanya keberuntunganlah yang menyelamatkan Burhanuddin dari memungut bola dari dalam gawangnya.
Menit 35, keberuntungan Burhanuddin akhirnya habis. Kiper Brunei itu gagal mengantisipasi bola lob dari Muhammad Arif bin Mohamed Anwar. Meski telah ditepis Burhanuddin, bola masih meluncur deras dan membobol gawang Brunei untuk keempat kalinya.
Unggul empat gol, Malaysia terus menekan pertahanan Brunei. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada lagi gol tercipta.
Di babak kedua, Malaysia melanjutkan dominasinya. Namun pertahanan Brunei yang tampil membaik membuat serbuan Malaysia berulang kali kandas.
Brunei sendiri beberapa kali melancarkan serangan balik. Namun karena kurang padunya permainan Brunei, serbuan Faiq Jefri Bolkiah, Nizamuddin dan Abdul Afiq masih gagal membahayakan pertahanan Malaysia.
Berulang kali menyerang, Malaysia akhirnya menambah keunggulan menit 78. Tendangan bebas Muhammad Jafri mulus menembus gawang Brunei. Abdul Hafiz hanya bisa terpaku melihat bola deras meluncur menembus gawangnya.
Kembali kebobolan, pertahanan Brunei kembali kocar-kacir. Berulang kali serbuan Malaysia mengancam gawang mereka. Beruntung bagi Brunei, penyelesaian akhir Muhammad Arif bin Mohamed Anwar dan kawan-kawan masih lemah sehingga tak ada gol tambahan tercipta. Alhasil sampai wasit Virak Khoun meniup peluit panjang, kedudukan bertahan 5-0 bagi keunggulan Malaysia. (den/dzi)
Timnas Malaysia langsung menggebrak begitu laga dimulai. Upaya ini membuahkan hasil kala laga berjalan enam menit. Sundulan Thanabalan Nadarajah mengarah tepat ke gawang Brunei, tanpa bisa diantisipasi Abdul Hafiz, yang dipercaya mengawal gawang Brunei di laga ini.
Barisan belakang Brunei kembali menunjukkan kelemahan mereka. Mohammad Adi Wardi dan benteng pertahanan Brunei lainnya kerap panik dalam mengantisipasi serbuan Malaysia.
Dua puluh menit laga berlangsung, barisan belakang Brunei membuat kesalahan kala menghalau serbuan Malaysia dan berbuah hukuman penalti. Mohammad Arif bin Mohammed Anwar yang menjadi algojo dengan dingin menaklukkan kiper Malaysia.
Semenit kemudian, gawang Brunei kembali koyak. Kali ini giliran Nur Shamie bin Iszuan Amin yang menaklukkan Abdul Hafiz bin Abdul Rahim.
Kerap melakukan blunder, kiper Brunei, Abdul Hafiz ditarik keluar. Posisinya digantikan Burhanuddin bin Edy Esmady.
Masuknya Burhanuddin tak mengubah jalannya pertandingan. Berulang kali serbuan Malaysia membahayakan gawang Brunei. Hanya keberuntunganlah yang menyelamatkan Burhanuddin dari memungut bola dari dalam gawangnya.
Menit 35, keberuntungan Burhanuddin akhirnya habis. Kiper Brunei itu gagal mengantisipasi bola lob dari Muhammad Arif bin Mohamed Anwar. Meski telah ditepis Burhanuddin, bola masih meluncur deras dan membobol gawang Brunei untuk keempat kalinya.
Unggul empat gol, Malaysia terus menekan pertahanan Brunei. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada lagi gol tercipta.
Di babak kedua, Malaysia melanjutkan dominasinya. Namun pertahanan Brunei yang tampil membaik membuat serbuan Malaysia berulang kali kandas.
Brunei sendiri beberapa kali melancarkan serangan balik. Namun karena kurang padunya permainan Brunei, serbuan Faiq Jefri Bolkiah, Nizamuddin dan Abdul Afiq masih gagal membahayakan pertahanan Malaysia.
Berulang kali menyerang, Malaysia akhirnya menambah keunggulan menit 78. Tendangan bebas Muhammad Jafri mulus menembus gawang Brunei. Abdul Hafiz hanya bisa terpaku melihat bola deras meluncur menembus gawangnya.
Kembali kebobolan, pertahanan Brunei kembali kocar-kacir. Berulang kali serbuan Malaysia mengancam gawang mereka. Beruntung bagi Brunei, penyelesaian akhir Muhammad Arif bin Mohamed Anwar dan kawan-kawan masih lemah sehingga tak ada gol tambahan tercipta. Alhasil sampai wasit Virak Khoun meniup peluit panjang, kedudukan bertahan 5-0 bagi keunggulan Malaysia. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Catatan El Derbi Madrileno: Siapa Penguasa Kota Madrid Sesungguhnya?
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 17:36
-
Tantang Atletico Madrid, 2 Bintang Real Madrid Siap Beraksi
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 14:17
-
Gagal Bekuk Sassuolo, Penyelesaian Akhir Juventus Jadi Sorotan
Liga Italia 22 Maret 2026, 11:30
-
Juventus Ditahan Imbang Sassuolo, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Maret 2026, 10:52
-
Bekuk Torino, Bos AC Milan Sujud Syukur: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Italia 22 Maret 2026, 09:30
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28












