Review: Garuda Jaya Tertahan di Bumi Kartini
Editor Bolanet | 17 Februari 2014 22:32
Sejak kick off babak pertama, tuan rumah yang diarsiteki Anjar Jambore Widodo berupaya tampil menyerang untuk mencuri poin pada babak pertama di hadapan puluhan ribu pendukungnya.
Peluang tuan rumah pada menit-menit awal babak pertama tercipta pada menit ke-5 lewat Andika Dian Asruri memanfaatkan kesalahan pemain belakang Garuda Jaya yang tidak sempurna dalam mengumpan bola. Beruntung bola masih bisa diselamatkan oleh kiper Timnas Ravi Murdianto.
Timnas U-19 yang diarsiteki Indra Sjafri sendiri balik mengancam gawang Tim Persijap U-21 yang dijaga kiper Dimas Galih lewat tendangan bebas Muchlis Hadi Ning Syaifulloh. Namun, bola berhasil ditepis kiper lawan.
Pada menit ke-25, Persijap U-21 berhasil unggul lebih dahulu lewat Andika Dian Asrursi yang berhasil membobol gawang Timnas U-19 memanfaatkan bola muntah yang gagal diantisipasi kiper Timnas U-19 Ravi Murdianto, skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Gol tercipta berawal ketika Muhammad Al Fakih berhasil memenangi perebutan bola lawan barisan belakang timnas dan melepaskan tendangan mengarah ke gawang. Namun, bola muntah usai menatap mistar gawang yang dijaga kiper Ravi Murdianto berhasil disambar Andika Dian Asruri untuk diceploskan ke gawang lawan.
Dua menit berselang, Timnas U-19 berhasil menyamakan kedudukan lewat Septian David Maulana memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan dan berhasil menjebol gawang yang dijaga kiper Persijap U-21 Dimas Galih, skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, tempo permainan semakin cepat. Garuda Jaya yang mengandalkan umpan-umpan pendek berusaha diimbangi permainannya oleh Persijap dengan memberikan pressing ketat di lini tengah.
Peluang pertama Garuda Jaya di babak kedua diperoleh Paulo Sitanggang. Beruntung bagi Persijap, tendangannya pada menit ke-48 tersebut masih melenceng dari sasaran.
Tak kunjung mampu menembus pertahanan Persijap yang tampil solid dan disiplin. Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri memasukkan Evan Dimas menggantikan Paulo Sitanggang.
Masuknya Evan Dimas membuat Garuda Jaya bermain lebih agresif. Pada menit ke-73, umpan Evan Dimas gagal dimaksimalkan dengan baik oleh Dimas Drajat setelah tendangannya melenceng dari gawang Persijap.
Meskipun terus berupaya menggempur pertahanan Persijap, namun hingga pertandingan usai tak ada gol tambahan yang tercipta.
Hasil tersebut menjadi hasil seri yang kedua bagi timnas Indonesia U-19 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan PSIS Semarang. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 28 Desember 2025
Bola Indonesia 27 Desember 2025, 18:45
-
Melihat Persaingan Zona Degradasi BRI Super League 2025/26, Persis Solo Dalam Bahaya
Bola Indonesia 24 Desember 2025, 17:59
-
PSIM Yogyakarta: Pemain Cadangan Faktor X Penyelamat Poin Berharga di BRI Super League
Bola Indonesia 24 Desember 2025, 17:14
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











