Review: Giliran Tim Pra PON DIY Jadi Korban Timnas U-19
Editor Bolanet | 7 Februari 2014 22:42
- Timnas Indonesia U-19 sukses melanjutkan tren kemenangan di Tur Nusantara. Kali ini yang menjadi korban adalah tim Pra PON Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Jumat (7/2) malam.
Hasil ini merupakan kemenangan ketiga Garuda Jaya dalam tur Nusantara. Dua kemenangan sebelumnya diraih atas PSS Sleman dan Persiba Bantul.
Pada laga ketiga di Tur Nusantara tersebut, pelatih timnas U-19, Indra Sjafri merombak hampir seluruh penggawa intinya. Para pemain yang pada dua laga sebelumnya jarang bermain diberi kesempatan untuk unjuk gigi.
Keputusan Indra Sjafri memainkan tim keduanya ini mengakibatkan permainan Garuda Jaya kurang begitu berkembang. Akibatnya, gawang timnas U-19 yang dijaga Ravi Murdianto harus kebobolan pada menit ke-19 melalui tendangan Martinus Novianto Ardi.
Bukan hanya itu, tim Pra PON DIY bahkan sempat unggul dua gol pada menit ke-42 setelah untuk kali kedua Martinus Novianto menjebol gawang Ravi Mudianto.
Tertinggal dua gol membuat Garuda Jaya mencoba membalas tekanan dengan meningkatkan serangan ke pertahanan Pra PON DIY. Hasilnya, Reza Pahlevi mampu memperkecil kedudukan pada menit ke-44.
Di babak kedua, timnas U-19 tampil berbeda. Masuknya Dinan Yahdian Javier menggantikan Maldini Pali membuat serangan Indonesia semakin gencar.
Bahkan beberapa peluang mampu diciptakan anak asuh Indra Sjafri melalui Dimas Drajad hingga Septian David Maulana. Sayang peluang itu gagal membuahkan gol.
Petaka bagi tim Pra PON DIY datang di 10 menit terakhir laga. Dua gol untuk membalikkan kedudukan mampu diciptakan Garuda Jaya. Gol penyama skor mampu diciptakan Timnas U-19 melalui tendangan Ryuji Utomo pada menit ke-84 sebelum sundulan Septian David Maulana memastikan kemenangan 3-2 Garuda Jaya atas tim Pra Pon DIY. (bola/dzi)
Hasil ini merupakan kemenangan ketiga Garuda Jaya dalam tur Nusantara. Dua kemenangan sebelumnya diraih atas PSS Sleman dan Persiba Bantul.
Pada laga ketiga di Tur Nusantara tersebut, pelatih timnas U-19, Indra Sjafri merombak hampir seluruh penggawa intinya. Para pemain yang pada dua laga sebelumnya jarang bermain diberi kesempatan untuk unjuk gigi.
Keputusan Indra Sjafri memainkan tim keduanya ini mengakibatkan permainan Garuda Jaya kurang begitu berkembang. Akibatnya, gawang timnas U-19 yang dijaga Ravi Murdianto harus kebobolan pada menit ke-19 melalui tendangan Martinus Novianto Ardi.
Bukan hanya itu, tim Pra PON DIY bahkan sempat unggul dua gol pada menit ke-42 setelah untuk kali kedua Martinus Novianto menjebol gawang Ravi Mudianto.
Tertinggal dua gol membuat Garuda Jaya mencoba membalas tekanan dengan meningkatkan serangan ke pertahanan Pra PON DIY. Hasilnya, Reza Pahlevi mampu memperkecil kedudukan pada menit ke-44.
Di babak kedua, timnas U-19 tampil berbeda. Masuknya Dinan Yahdian Javier menggantikan Maldini Pali membuat serangan Indonesia semakin gencar.
Bahkan beberapa peluang mampu diciptakan anak asuh Indra Sjafri melalui Dimas Drajad hingga Septian David Maulana. Sayang peluang itu gagal membuahkan gol.
Petaka bagi tim Pra PON DIY datang di 10 menit terakhir laga. Dua gol untuk membalikkan kedudukan mampu diciptakan Garuda Jaya. Gol penyama skor mampu diciptakan Timnas U-19 melalui tendangan Ryuji Utomo pada menit ke-84 sebelum sundulan Septian David Maulana memastikan kemenangan 3-2 Garuda Jaya atas tim Pra Pon DIY. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Catatan Wasit Ortiz Arias Tentang 2 Kartu Merah di Derbi Madrid: Keributan Pecah di Lorong
Liga Spanyol 21 September 2026, 17:13
-
Cole Palmer Bakal Mundur dari Timnas Inggris, Thomas Tuchel Harus Cari Pengganti
Piala Eropa 21 September 2026, 17:06
-
Dean James Antusias Kembali Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup: Saya Sangat Bersemangat
Tim Nasional 21 September 2026, 16:42
-
Michael Carrick Bantah MU Bermasalah dengan Kondisi Fisik
Liga Inggris 21 September 2026, 16:31
-
Real Madrid TV Sindir Keras Wasit Ortiz Arias: Akibat Bergaul dengan Pemain Barcelona
Liga Spanyol 21 September 2026, 16:23
-
Harry Maguire Soroti Masalah MU usai Imbang di Markas Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 15:56
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Tak Boleh Puas dengan Satu Poin
Liga Inggris 21 September 2026, 15:21
-
Ambisi Dean James Buru Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Bersama Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 September 2026, 15:15
-
Arema FC Kehilangan 4 Poin di Depan Mata pada 2 Laga Terakhir, Apa yang Terjadi?
Bola Indonesia 21 September 2026, 14:15
-
Timnas Voli Putri Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Selangkah Lagi Amankan Posisi ke-5 Asian Games 2026
Voli 21 September 2026, 14:12
-
PSS Sleman Terpuruk di Awal Musim, Pieter Huistra Ungkap Biang Masalahnya
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:43
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33








