Review: Korea Utara Pulangkan Garuda Muda
Editor Bolanet | 26 September 2014 19:52
- Langkah Indonesia di cabang sepak bola Asian Games 2014 harus terhenti sampai babak 16 besar saja. Bertemu Korea Utara (Korut) di Goyang Stadium, Jumat (26/09), skuat Garuda Muda harus pulang karena kalah 1-4.
Merasa unggul dalam postur, Korut gemar melancarkan serangan udaranya pada menit-menit awal. Tak menunggu lama, gol Korea melalui sundulan akhirnya lahir pada menit ke-19. Memanfaatkan crossing Sim Hyonjin dari sisi kiri, sundulan Pak Kwang Ryong membawa Korut unggul 1-0.
Indonesia mencoba membalas gol tersebut. Skema serangan Timnas U-23 memang berjalan akhirnya. Namun tak sampai menghasilkan peluang atau pun tendangan ke arah gawang.
Korut harus menarik keluar Ri Hyokchol karena cedera pada menit ke-38. Namun, hal ini seolah menjadi berkah mereka. Jo Kwang yang masuk menggantikan Hyokchol malah menggandakan keunggulan Korut menjadi 2-0 dua menit kemudian.
Indonesia yang masih belum bangkit harus terpana. Semenit kemudian, atau tepatnya pada menit ke-41, giliran Jong Ingwan yang membawa Korut unggul 3-0 hingga jeda.
Timnas U-23 baru bangkit di babak kedua. Serangan yang dibangun memang belum membuahkan peluang, namun setidaknya Indonesia mulai mengendalikan permainan.
Gol balasan Indonesia akhirnya lahir pada menit ke-60. Berawal dari tendangan keras Achmad Jufriyanto dari luar kotak penalti, Fandi Eko Utomo yang tak terjaga dengan mudah memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Skor tersebut tak bertahan lama. Tujuh menit berselang, Jong Ingwan kembali mencetak gol untuk Korut memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia. Skor berubah 4-1.
Meski Aji Santoso melakukan beberapa rotasi dengan memasukkan Rasyid Bakri dan Yandi Sofyan, namun skor 4-1 tak berubah hingga laga usai. Garuda Muda pun pulang dan Korut melenggang. Di perdelapan final, Korut akan berhadapan dengan Uni Emirat Arab. (bola/fjr)
Merasa unggul dalam postur, Korut gemar melancarkan serangan udaranya pada menit-menit awal. Tak menunggu lama, gol Korea melalui sundulan akhirnya lahir pada menit ke-19. Memanfaatkan crossing Sim Hyonjin dari sisi kiri, sundulan Pak Kwang Ryong membawa Korut unggul 1-0.
Indonesia mencoba membalas gol tersebut. Skema serangan Timnas U-23 memang berjalan akhirnya. Namun tak sampai menghasilkan peluang atau pun tendangan ke arah gawang.
Korut harus menarik keluar Ri Hyokchol karena cedera pada menit ke-38. Namun, hal ini seolah menjadi berkah mereka. Jo Kwang yang masuk menggantikan Hyokchol malah menggandakan keunggulan Korut menjadi 2-0 dua menit kemudian.
Indonesia yang masih belum bangkit harus terpana. Semenit kemudian, atau tepatnya pada menit ke-41, giliran Jong Ingwan yang membawa Korut unggul 3-0 hingga jeda.
Timnas U-23 baru bangkit di babak kedua. Serangan yang dibangun memang belum membuahkan peluang, namun setidaknya Indonesia mulai mengendalikan permainan.
Gol balasan Indonesia akhirnya lahir pada menit ke-60. Berawal dari tendangan keras Achmad Jufriyanto dari luar kotak penalti, Fandi Eko Utomo yang tak terjaga dengan mudah memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Skor tersebut tak bertahan lama. Tujuh menit berselang, Jong Ingwan kembali mencetak gol untuk Korut memanfaatkan kemelut di depan gawang Indonesia. Skor berubah 4-1.
Meski Aji Santoso melakukan beberapa rotasi dengan memasukkan Rasyid Bakri dan Yandi Sofyan, namun skor 4-1 tak berubah hingga laga usai. Garuda Muda pun pulang dan Korut melenggang. Di perdelapan final, Korut akan berhadapan dengan Uni Emirat Arab. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Belgia vs Mesir: Setan Merah Menolak Kalah
Piala Dunia 16 Juni 2026, 03:58
-
Hasil Qatar vs Swiss: Gol Menit Akhir Gagalkan Kemenangan Swiss
Piala Dunia 14 Juni 2026, 04:08
-
Hasil Final Piala AFF U-19 2026: Australia Juara Usai Kandaskan Thailand
Tim Nasional 13 Juni 2026, 22:24
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:14
-
Klasemen F Piala Dunia 2026: Belanda Naik ke Puncak Usai Hancurkan Swedia
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:03
-
Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:01
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:10
-
Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:01
-
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:08
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia Malam Ini
Piala Dunia 20 Juni 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







