Review: Timnas Indonesia Gulung 10 Pemain Pakistan
Editor Bolanet | 21 Juni 2014 18:59
- Tampil dengan 10 orang membuat Pakistan susah untuk mengimbangi permainan Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Hasilnya, pasukan Alfred Riedl menang telak 4-0. Pertandingan sendiri dilangsungkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (21/6/2014) malam.
Timnas Indonesia sudah unggul 1-0 saat babak pertama baru berjalan tiga menit melalui penyerang andalan mereka, Cristian Gonzales. Bermula dari sepakan tendangan bebas Zulham Zamrun yang digagalkan tiang gawang, bola muntah membentur tubuh Gonzales dan masuk ke jala Pakistan.
Pakistan hampir menyamakan kedudukan melalui striker utamanya, Abdul Salam pada menit kelima. Akan tetapi penyerang nomor punggung 9 ini nampak kurang tenang. Sebab, meski tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Salam masih dapat diamankan oleh penjaga gawang Dian Agus Prasetyo.
Motor serangan Pakistan, Mansoor Khan membuat penonton berdebar saat ia melepaskan tendangan terarah dari luar kotak penalti pada menit ke-11. Meski sudah gagal ditepis kiper Dian Agus, namun bola ternyata membentur mistar gawang.
Hingga menit ke-15, Indonesia sebenarnya banyak menciptakan kesempatan melalui Ahmad Jufriyanto, tendangan bebas Bustomi, maupun Firman Utina. Tapi tak satupun peluang tersebut yang berujung gol. Indonesia mendapat keuntungan karena Pakistan harus bermain dengan 10 orang setelah Saddam Hussain menerima kartu merah di menit ke-27.
Sadam dianggap melakukan pelanggaran berat kepada kiper Dian Agus saat keduanya terlibat dalam perebutan bola. Unggul jumlah pemain ternyata tak mampu dimanfaatkan Timnas Indonesia. Serangan mereka melempem. Baru di masa injury time 45+3, Timnas mencetak gol kedua lewat Ahmad Jufriyanto.
Diawali free kick Bustomi yang menelurkan kemelut di muka gawang Pakistan, sepakan Jufriyanto meluncur ke gawang Pakistan. Indonesia unggul 2-0 di babak pertama. Mansoor Khan hampir membuat gol di menit ke-50. Namun, meski tinggal berhadapan dengan gawang kosong, tembakannya justru melebar tipis di kanan gawang.
Timnas Indonesia mendapat hadiah penalti setelah bek Mohsin Ali melakukan hands ball di kotak terlarang pada menit ke-59. Bermaksud menghalau bola Steven Imbiri, Mohsin justru menyentuhkan dengan tangan. Wasit pun menunjuk titik putih. Zulham Zamrun yang mengeksekusi bola, sukses menaklukkan Saqib Hanif. Indonesia unggul 3-0 di menit ke-61.
Timnas melakukan penyegaran dengan memasukkan sejumlah darah segar. Salah satunya adalah Samsul Arif. Masuknya Samsul diharapkan menjadi kunci untuk membangkitkan kebuasan Gonzales. Sayangnya upaya itu tak berdampak signifikan. Indonesia justru bermain lesu darah. Sangat minim peluang yang tercipta hingga 15 menit akhir babak pertama.
Salah satu pemain pengganti, Dedi Hartono menggenapkan kemenangan Indonesia menjadi 4-0 setelah tembakannya di menit ke-87, gagal ditepis kiper Saqib Hanif. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit Prasetyo Hadi.
Timnas Indonesia sudah unggul 1-0 saat babak pertama baru berjalan tiga menit melalui penyerang andalan mereka, Cristian Gonzales. Bermula dari sepakan tendangan bebas Zulham Zamrun yang digagalkan tiang gawang, bola muntah membentur tubuh Gonzales dan masuk ke jala Pakistan.
Pakistan hampir menyamakan kedudukan melalui striker utamanya, Abdul Salam pada menit kelima. Akan tetapi penyerang nomor punggung 9 ini nampak kurang tenang. Sebab, meski tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Salam masih dapat diamankan oleh penjaga gawang Dian Agus Prasetyo.
Motor serangan Pakistan, Mansoor Khan membuat penonton berdebar saat ia melepaskan tendangan terarah dari luar kotak penalti pada menit ke-11. Meski sudah gagal ditepis kiper Dian Agus, namun bola ternyata membentur mistar gawang.
Hingga menit ke-15, Indonesia sebenarnya banyak menciptakan kesempatan melalui Ahmad Jufriyanto, tendangan bebas Bustomi, maupun Firman Utina. Tapi tak satupun peluang tersebut yang berujung gol. Indonesia mendapat keuntungan karena Pakistan harus bermain dengan 10 orang setelah Saddam Hussain menerima kartu merah di menit ke-27.
Sadam dianggap melakukan pelanggaran berat kepada kiper Dian Agus saat keduanya terlibat dalam perebutan bola. Unggul jumlah pemain ternyata tak mampu dimanfaatkan Timnas Indonesia. Serangan mereka melempem. Baru di masa injury time 45+3, Timnas mencetak gol kedua lewat Ahmad Jufriyanto.
Diawali free kick Bustomi yang menelurkan kemelut di muka gawang Pakistan, sepakan Jufriyanto meluncur ke gawang Pakistan. Indonesia unggul 2-0 di babak pertama. Mansoor Khan hampir membuat gol di menit ke-50. Namun, meski tinggal berhadapan dengan gawang kosong, tembakannya justru melebar tipis di kanan gawang.
Timnas Indonesia mendapat hadiah penalti setelah bek Mohsin Ali melakukan hands ball di kotak terlarang pada menit ke-59. Bermaksud menghalau bola Steven Imbiri, Mohsin justru menyentuhkan dengan tangan. Wasit pun menunjuk titik putih. Zulham Zamrun yang mengeksekusi bola, sukses menaklukkan Saqib Hanif. Indonesia unggul 3-0 di menit ke-61.
Timnas melakukan penyegaran dengan memasukkan sejumlah darah segar. Salah satunya adalah Samsul Arif. Masuknya Samsul diharapkan menjadi kunci untuk membangkitkan kebuasan Gonzales. Sayangnya upaya itu tak berdampak signifikan. Indonesia justru bermain lesu darah. Sangat minim peluang yang tercipta hingga 15 menit akhir babak pertama.
Salah satu pemain pengganti, Dedi Hartono menggenapkan kemenangan Indonesia menjadi 4-0 setelah tembakannya di menit ke-87, gagal ditepis kiper Saqib Hanif. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit Prasetyo Hadi.
(faw/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Tim Nasional 22 Oktober 2026, 22:21
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





