Saatnya Move On, Ini Keuntungan Timnas Indonesia Dilatih Patrick Kluivert
Aga Deta | 10 Januari 2025 17:13
Bola.net - Timnas Indonesia kini memiliki pelatih baru, Patrick Kluivert. Pelatih asal Belanda tersebut menggantikan Shin Tae-yong untuk memimpin tim Merah-Putih.
Sejak awal pekan ini, PSSI resmi mengakhiri kontrak Shin Tae-yong. Mereka kemudian memilih Patrick Kluivert sebagai penggantinya untuk meneruskan perjalanan Timnas Indonesia, termasuk di sisa pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sejak pensiun pada 2008, Kluivert pernah mengasuh Timnas Curacao dan klub Turki, Adana Demirspor. Selain itu, ia pernah bertugas sebagai asisten pelatih Timnas Kamerun dan Timnas Belanda.
Publik dan para pendukung Timnas Indonesia diharapkan dapat move on dari situasi pergantian pelatih Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert, seperti yang diungkapkan pengamat dan juga komentator sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo.
Wajib Move On

Shin Tae-yong sudah lima tahun bekerja di Timnas Indonesia. Meski belum mempersembahkan gelar juara, pelatih asal Korea Selatan itu sudah berhasil membawa prestasi Babak 16 besar Piala Asia 2023, fase grup Piala Asia U-23 2023, semifinalis Piala Asia U-23 2024, lolos ke Piala Asia 2027, dan lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Meski begitu, PSSI punya penilaian tersendiri dan mengambil keputusan mengganti Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert.
Tugas terdekat Kluivert adalah memimpin Timnas Indonesia menghadapi Australia dan Bahrain pada laga lanjutan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Maret mendatang.
"Sebenarnya biasa terjadi pergantian pelatih, cuma timing-nya saja yang dianggap tidak pas. Dalam arti, ketika Timnas sedang mendapat hasil positif ketika melawan Arab Saudi dan membuka kans ke Piala Dunia, tapi tiba-tiba dilengserkan, mungkin ini yang menjadi alasannya wajar kalau masyarakat kecewa," ungkap Kesit Budi Handoyo dalam kanal Youtube Metro TV baru-baru ini.
"Terlepas suka atau tidak suka, kita harus move on," ucapnya.
Ada Keuntungan

Kesit menambahkan, meski banyak yang meragukan Patrick Kluivert dari sisi pengalaman melatih, nilai positif lainnya juga perlu diamati, yakni perihal komunikasi yang dinilai bakal lebih mudah dengan para pemainnya.
Diketahui ada belasan pemain keturunan Belanda yang menghiasi skuad Garuda. Dengan keberadaan Kluivert yang juga berasal dari Belanda, situasi ini akan membawa nilai plus.
"Pelatih asal Belanda jelas untuk mempercepat chemistry dengan pemain-pemain yang sebagian besar keturunan Belanda. Komunikasinya juga akan makin mudah terjalin.
"Setiap punya ciri khas masing-masing, melihat CV-nya juga kurang mentereng. Tapi, pasti dia akan menggunakan pola yang dia punya, tapi ada keuntungannya ketika banyak pemain asal Indonesia. Hanya pemain lokal Indonesia yang harus beradaptasi dengan keberadaan Kluivert," jelas Kesit.
Pengalaman

Meski kurang mentereng dalam pengalamannya melatih, Kluivert menjadi satu di antara pemain dengan nama besar pada zamannya. Kluivert merupakan striker ganas saat aktif bermain.
Dia pernah memenangi Liga Champions dan Piala Super Eropa bersama Ajax, serta menjuarai Liga Spanyol bersama Barcelona.
Sebagai seorang striker, Kluivert telah mengoleksi 206 gol dari 480 pertandingan selama kariernya.
"Ketika perjalanan karier Kluivert bagus, dengan bermain di tim-tim besar, tentu ada sebuah harapan dan kepercayaan. Ia besar di klub, tapi masih perlu tantangan ketika jadi pelatih. Dia dibantu asisten yang baik juga seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat," kata Kesit Budi Handoyo.
Sumber: Youtube Metro TV
Disadur dari: Bola.com/Penulis Vincentius Atmaja/Aning Jati
Published: 10 Januari 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






