Satrio Syam Menyesal, Blundernya Berbuah Gol Pertama Filipina
Editor Bolanet | 7 Juni 2012 20:24
- Satrio Syam akhirnya bisa mengenakan seragam Merah Putih saat Timnas Indonesia melakukan ujicoba internasional melawan Filipina, Selasa (5/6) lalu. Memang sebelumnya, bek kiri PSM Makassar ini pernah membela Timnas tapi dalam kapasitas yang berbeda yaitu saat masuk skuad Timnas Selection melawan Inter Milan.
Pemain bernomor punggung 16 ini tidak bisa menutupi rasa bangganya bisa membela skuad Garuda Indonesia di ajang Internasional. Namun, Satrio juga mengaku menyesal atas tindakannya yang berbuah gol bagi tim lawan.
Karena blundernya, bisa menyamakan kedudukan melalui James Younghusband ketika Indonesia sudah unggul 1-0. Saat itu, Satrio yang menguasai bola dan ingin melewati seorang pemain Filipina. Ketika mencoba mengumpan, bola justru direbut James dan akhirnya mencetak gol penyeimbang.
Saya sangat senang bisa bermain bersama Timnas. Cuma saya menyesal, saya blunder dan tercipta gol, ujar Satrio.
Itu artinya saya masih perlu banyak belajar. Saya memang bermain terlalu percaya diri. Sesuatu yang terlalu over juga tidak baik hasilnya. Semuanya harus dijadikan pelajaran bahwa jangan mengambil risiko di daerah pertahanan sendiri, ungkapnya.
Sementara itu, asisten pelatih Tmnas, Fabio de Oliviera, memuji penampilan Satrio selama 89 menit.
Satrio sangat taktis bermain. Cuma memang satu kesalahannya menyebabkan lawan bisa menyamakan kedudukan, kata Fabio (nda/dzi)
Pemain bernomor punggung 16 ini tidak bisa menutupi rasa bangganya bisa membela skuad Garuda Indonesia di ajang Internasional. Namun, Satrio juga mengaku menyesal atas tindakannya yang berbuah gol bagi tim lawan.
Karena blundernya, bisa menyamakan kedudukan melalui James Younghusband ketika Indonesia sudah unggul 1-0. Saat itu, Satrio yang menguasai bola dan ingin melewati seorang pemain Filipina. Ketika mencoba mengumpan, bola justru direbut James dan akhirnya mencetak gol penyeimbang.
Saya sangat senang bisa bermain bersama Timnas. Cuma saya menyesal, saya blunder dan tercipta gol, ujar Satrio.
Itu artinya saya masih perlu banyak belajar. Saya memang bermain terlalu percaya diri. Sesuatu yang terlalu over juga tidak baik hasilnya. Semuanya harus dijadikan pelajaran bahwa jangan mengambil risiko di daerah pertahanan sendiri, ungkapnya.
Sementara itu, asisten pelatih Tmnas, Fabio de Oliviera, memuji penampilan Satrio selama 89 menit.
Satrio sangat taktis bermain. Cuma memang satu kesalahannya menyebabkan lawan bisa menyamakan kedudukan, kata Fabio (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59












