Shin Tae-yong, Piawai Meracik Strategi, Disegani Sebagai Pemain
Gia Yuda Pradana | 20 April 2020 14:29
Bola.net - Selain piawai dalam meracik strategi, pelatih Timnas Indonesia saat ini, Shin Tae-yong, juga merupakan seorang pesepak bola andal ketika masih aktif bermain. Catatannya, semasa bermain, dia sangat disegani di pentas sepak bola Korea Selatan.
Baru-baru ini Chosun menulis sebuah artikel perihal one man one club. Seperti diketahui, istilah itu mengacu pada pemain yang menghabiskan karier profesionalnya bersama satu klub saja.
Itulah yang terjadi pada Shin Tae-yong. Pria yang kini berusia 49 tahun itu menghabiskan kariernya bersama klub asal Seongnam, sebuah kota di Provinsi Gyeonggi. Klub itu bernama Seongnam FC, yang kala berdiri pada 18 Maret 1989 bernama Ilhwa Chunma Football Club.
Rekor One Man Club

Shin Tae-yong debut di Seongnam FC pada 1992 dan pensiun pada 2004. Semua waktunya dihabiskan bersama klub berjuluk the Magpies itu.
Selama 13 tahun, Shin Tae-yong yang berposisi sebagai gelandang serang tersebut mencatatkan 401 caps dengan koleksi 99 gol serta 68 assist.
Tak hanya itu, pria kelahiran 11 Oktober 1970 ini juga langsung menggebrak di musim debutnya dengan menorehkan beberapa gelar individual, termasuk penghargaan Rookie of the Year.
Shin Tae-yong juga ikut mengantar Seongnam FC meraup berbagai titel juara, seperti Piala FA dan Piala Liga di kancah sepak bola Korea Selatan hingga Liga Champions Asia.
Caps 401 yang dikumpulkan Shin Tae-yong tersebut hingga sekarang masih jadi rekor one man one club di jagat sepak bola Negeri Ginseng. Diprediksi rekor itu masih belum bisa dipecahkan dalam waktu dekat.
Chosun menulis, sesuai data dari Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA), ada sekitar 5.038 pemain yang tercatat pernah tampil di kompetisi resmi di bawah KFA sejak 1983 hingga tahun lalu. Namun, belum ada yang sejauh ini bisa menumbangkan torehan Shin Tae-yong tersebut.
Sulit Dipecahkan

Saat ini di kompetisi K League, khususnya K League 1, ada beberapa pemain kawakan yang masih beraksi.
Sebut saja Lee Dong-guk (40 tahun) yang bermain di Jeonbuk Hyundai Motors, lalu ada bek milik Gyeongnam FC, Kwak Te-hui (38). Untuk pemain asing, ada penyerang Daegu FC asal Serbia, Dejan Damjanovic (39 tahun).
Namun, sekalipun mereka mampu memecahkan rekor Shin Tae-yong, pemain-pemain tersebut bukan berlabel one man one club.
Sementara, pemain berstatus one man one club ternama lainnya di Korea Selatan, seperti Kim Hyun-suk. Namun, dia telah lama pensiun dengan caps 371 yang dibukukan di Ulsan Hyundai pada durasi 1990-2003.
Untuk pemain yang masih aktif, semisal Kim Gwang-seok (38 tahun), bek Pahang Steelers yang sejauh ini mengoleksi 358 penampilan.
Di sisi lain, setelah dari Seongnam, Shin Tae-yong tertulis sebagai bagian skuad Queensland Roar FC pada 2005, namun ia lantas memilih pensiun akibat cedera sebelum sempat bermain di klub Australia itu.
Shin Tae-yong lantas beralih ke dunia pelatih. Shin Tae-yong tak hanya sukses sebagai pemain di Seongnam. Dia merupakan pelatih-pemain pertama yang berhasil mempersembahkan gelar bergengsi Liga Champions Asia buat Seongnam FC.
Shin Tae-yong mempersembahkan gelar juara Liga Champions Asia itu pada 2010 atau 15 tahun setelah dia memenanginya sebagai pemain.
Dia kemudian direkrut KFA untuk menangani Timnas Korea Selatan U-23, U-20 hingga akhirnya timnas senior. Pelabuhan berikutnya, Timnas Indonesia.
Sumber: Chosun
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aning Jati
Published: 20 April 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Bantu Penanganan Virus Corona, Ayo Tonton Serial 'Dream Chasers' di Mola TV
- Ulang Tahun PSSI ke-90, Ini Ranking FIFA Tertinggi dan Terendah Timnas Indonesia
- Seragam Perang Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
- Ada Teknologi Canggih di Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Seperti Apa Detailnya?
- Dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi Ciptakan Lagu tentang Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









