Skenario dan Syarat Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
Asad Arifin | 5 Juni 2025 09:09
Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi laga penting saat menjamu China pada matchday ke-9 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (5/6/2025) pukul 20.45 WIB.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Bagi Indonesia maupun China, ini adalah duel hidup-mati yang akan sangat menentukan nasib mereka dalam perburuan tiket ke putaran berikutnya. Satu kesalahan bisa menghancurkan impian tampil di ajang tertinggi sepak bola dunia.
Hingga matchday ke-8, Indonesia menempati peringkat keempat dengan raihan sembilan poin dari delapan pertandingan. China yang berada di posisi juru kunci dengan enam poin dan mengalami tiga kekalahan beruntun.
Jepang telah memastikan diri sebagai juara grup. Dengan begitu, hanya satu tiket otomatis tersisa ke putaran ketiga kualifikasi, yakni bagi tim yang finis sebagai runner-up. Lantas, seberapa besar peluang Indonesia untuk meraih posisi tersebut?
Format Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Berikut adalah alur kualifikasi zona Asia menuju Piala Dunia 2026:
- Putaran 1: Diikuti 20 tim dengan peringkat terendah. Pertandingan digelar dua leg (kandang dan tandang).
- Putaran 2: Sebanyak 36 tim (26 tim berperingkat tertinggi dan 10 tim dari putaran pertama) dibagi ke dalam sembilan grup, menggunakan format kompetisi penuh (home & away).
- Putaran 3: Terdiri dari 18 tim (juara dan runner-up dari masing-masing grup di putaran kedua) yang dibagi menjadi tiga grup. Dua tim teratas dari setiap grup otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.
- Putaran 4: Tim peringkat ketiga dan keempat dari putaran ketiga akan dibagi ke dalam dua grup kecil yang masing-masing berisi tiga tim. Laga digelar di tempat netral dengan sistem round-robin satu kali. Juara grup lolos langsung ke Piala Dunia, sedangkan runner-up melaju ke babak play-off antarkonfederasi.
Skenario Indonesia Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026

Mari melihat kemungkinan terbaik terlebih dahulu. Meskipun peluangnya cukup tipis, Indonesia masih memiliki kesempatan untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 tanpa melalui jalur play-off. Skenarionya sebagai berikut:
- Australia harus kalah dari Jepang
Ini menjadi syarat utama. Jika Australia menang, mereka akan mengoleksi 16 poin—angka yang tidak bisa dikejar Indonesia. Namun jika Australia tumbang, mereka akan tetap di angka 13, yang masih bisa disalip.
- Indonesia harus menang atas China dan Jepang
Dua kemenangan ini akan membuat Indonesia mengumpulkan total 15 poin, membuka peluang finis di posisi runner-up dan bersaing ketat dengan Australia serta Arab Saudi.
- Bahrain mengalahkan Arab Saudi
Hasil ini akan menjaga tekanan terhadap Australia dari pesaing lainnya di klasemen. Makin banyak tim yang bersaing, makin besar peluang Indonesia menyalip di saat akhir.
Jika semua skenario ini terjadi, Indonesia bisa finis sebagai runner-up Grup C dan melaju otomatis ke putaran ketiga. Pada fase ini, dua tim teratas dari masing-masing grup akan langsung mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Jika Gagal, Masih Ada Peluang di Putaran Keempat

Apabila Indonesia gagal menembus posisi dua besar klasemen akhir, bukan berarti harapan tertutup sepenuhnya. Masih ada jalur menuju putaran keempat, meskipun lebih menantang.
Di putaran keempat, tim-tim peringkat ketiga dan keempat dari putaran ketiga akan dibagi dalam dua grup kecil yang masing-masing berisi tiga tim. Pertandingan hanya digelar sekali di tempat netral. Juara grup akan langsung lolos ke Piala Dunia, sedangkan peringkat kedua akan maju ke play-off antarkonfederasi.
Artinya, walaupun gagal mengamankan tiket langsung, Timnas Indonesia masih berpeluang mencetak sejarah jika mampu tampil konsisten dan kompetitif hingga fase akhir kualifikasi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









