Statistik Fase Grup Piala AFF 2022: Indonesia Bukan Semifinalis Terbaik
Serafin Unus Pasi | 5 Januari 2023 17:41
Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Vietnam pada Semifinal Piala AFF 2022. Leg perdana laga ini akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (06/01) sore.
Indonesia lolos ke semifinal dengan status runner-up Grup A, di bawah Thailand. Kendati raihan kedua tim tersebut sama, selisih gol memasukkan dan kemasukan Indonesia kalah dari Thailand.
Kendati lolos, banyak yang menyebut penampilan Indonesia sejauh ini belum sesuai ekspektasi. Hal tersebut disebut berimbas terhadap peluang Skuad Garuda meraih gelar juara pada turnamen ini.
Secara statistik, pernyataan tersebut tak sepenuhnya salah. Pasalnya, ada sejumlah data yang menegaskan bahwa Timnas Indonesia bukanlah tim semifinalis Piala AFF 2022 terbaik.
Bagaimana catatan statistik Timnas Indonesia dibanding Semifinalis Piala AFF 2022 lainnya? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Kedua Paling Agresif

Untuk urusan penyerangan, Timnas Indonesia bisa dikatakan cukup agresif. Skuad Garuda berada di urutan kedua tim semifinalis yang paling banyak melancarkan tembakan ke gawang lawan.
Sepanjang fase grup, Timnas Indonesia melepaskan 66 tembakan. Mereka hanya kalah dari Timnas Thailand, yang tercatat melepaskan 70 tembakan sepanjang fase grup.
Untuk urusan akurasi, Skuad Garuda juga bukan yang terbaik. Persentase sepakan tepat sasaran Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan hanya berada di angka 47 persen.
Akurasi tembakan terbaik di antara para semifinalis dimiliki oleh Thailand. Tercatat, akurasi tembakan Teerasil Dangda dan kawan-kawan mencapai 48,6 persen. Selain itu, mereka juga menjadi tim paling subur dengan catatan 13 gol.
Bukan Benteng Paling Kokoh

Untuk urusan pertahanan, benteng Skuad Garuda pun bukan yang paling kokoh, kendati juga bukan yang terburuk, di antara semifinalis Piala AFF 2022. Dalam empat laga, gawang mereka bobol tiga kali. Catatan ini kalah dibandingkan Vietnam dan Thailand, yang belum kebobolan dan baru dua kali bobol.
Untuk urusan tak kebobolan, Indonesia hanya mencatatkan sekali clean sheet. Catatan ini kalah dari Malaysia dan Thailand, yang sama-sama mencatatkan dua clean sheet. Catatan clean sheet terbaik dipegang oleh Vietnam, sama sekali tak kebobolan dari empat pertandingan mereka di fase grup.
Yang bisa dibanggakan dari penampilan skuad Indonesia dalam aspek bertahan mereka sepanjang fase grup ini adalah persentase tekel sukses. Sepanjang fase grup, Jordi Amat dan kawan-kawan melepas 62 tekel, terbanyak kedua di antara para semifinalis, dengan persentase tekel sukses sebesar 62,9 persen.
Di sisi lain, kemampuan duel para pemain Indonesia harus dibenahi. Catatan duel sukses mereka hanya berada di angka 49,9 persen. Terendah di antara para semifinalis. Dari 351 duel yang dilakoni, mereka hanya memenangi 175 di antaranya.
Hanya Lebih Baik Ketimbang Malaysia

Untuk urusan distribusi umpan pun, Indonesia bukan yang paling ciamik. Mereka hanya menempati peringkat ketiga, di bawah Thailand dan Vietnam, untuk urusan akurasi umpan.
Akurasi umpan Marc Klok dan kawan-kawan berada di angka 80,2 persen. Sementara, persentase umpan akurat Vietnam dan Thailand masing-masing mencapai 85,2 persen dan 88,7 persen. Di sisi lain, Malaysia mencatatkan akurasi umpan sebesar 70,8 persen.
Untuk urusan jumlah umpan silang akurat, Indonesia -bersama dengan Thailand- di posisi buncit. Skuad Garuda hanya mencatatkan 16 umpan silang sukses. Mereka kalah dari Malaysia dan Vietnam yang masing-masing mencatatkan 20 dan 23 umpan silang sukses.
Waspada Pelanggaran

Yang juga menjadi catatan dalam penampilan Timnas Indonesia di fase grup Piala AFF 2022 adalah jumlah pelanggaran mereka. Dalam empat laga di Grup A, Skuad Garuda mencatatkan 56 pelanggaran.
Dengan catatan ini, Indonesia berada di peringkat kedua tim semifinalis dengan pelanggaran terbanyak. Catatan pelanggaran mereka hanya kalah dari Malaysia, yang mengoleksi 58 pelanggaran.
Dari 56 pelanggaran ini, skuad Indonesia mengantongi empat kartu kuning, terbanyak kedua setelah Malaysia yang mengoleksi enam kartu kuning sejauh ini.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Shin Tae-yong Janjikan Penampilan Keren Timnas Indonesia Lawan Vietnam di Semifinal Piala AFF 2022
- Piala AFF 2022: Presiden PSSI-nya Vietnam Khawatir Bus Dilempari Batu Seperti Timnas Thailand
- Perbandingan Harga Tiket Semifinal Piala AFF 2022: Di Indonesia Paling Mahal Bos!
- Semifinal Piala AFF 2022: Ini 3 Pemain Timnas Indonesia yang Wajib Starter Saat Lawan Vietnam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41













