Suporter Diharapkan Tak Justru Jadi Beban Timnas Indonesia di Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026
Richard Andreas | 28 Juni 2024 05:38
Bola.net - Sebuah harapan dilontarkan Ignatius Indro jelang perjalanan Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) tersebut berharap agar suporter bisa menjadi tambahan kekuatan, alih-alih melemahkan, dalam perjuangan Skuad Garuda.
Menurut Indro, secara matematis, peluang Indonesia untuk lolos cukup terbuka. Hal ini tentu membuat asa para pencinta sepak bola Indonesia kian membubung tinggi.
"Suporter tentu akan memberi dukungan maksimal untuk keberhasilan Timnas Indonesia dalam mencetak sejarah baru masuk ke Piala Dunia," ucap Indro, kepada Bola.net.
"Namun, jangan sampai harapan tersebut malah membebani para pemain Timnas Indonesia," sambungnya.
Indonesia sendiri berada dalam grup 'maut' dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2024. Dalam drawing yang dihelat di Kuala Lumpur Malaysia, Kamis (27/06), Skuad Garuda berada di Grup C.
Selain Indonesia, di grup ini terdapat Tiongkok, Bahrain, Arab Saudi, Australia, dan Jepang. Tim besutan Shin Tae-yong ini akan memulai perjalanan mereka di putaran ketiga ini dengan melakoni laga tandang ke kandang Arab Saudi. Pertandingan ini akan dihelat pada 3 September 2024 mendatang.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Harus Main Lepas
Lebih lanjut, menurut Indro, para penggawa Indonesia pantang minder terhadap lawan-lawan mereka di Grup C. Skuad Garuda harus bermain lepas dan percaya diri pada ajang ini.
"Karenanya, Shin Tae-yong, atau siapa pun yang menangani Timnas Indonesia nantinya, harus membangun rasa kepercayaan diri pemain," tutur Indro.
"Jangan sampai para pemain menjadikan ini sebagai beban. Mereka harus mampu bermain lepas dan menunjukan permainan terbaik," ia menambahkan.
Bangun Kerja Sama Tim
Selain itu, Indro melanjutkan, tim pelatih Timnas Indonesia juga memiliki pekerjaan rumah lain. Ia berharap agar tim pelatih Skuad Garuda bisa membenahi kerja sama tim anak asuh mereka.
"Waktu yang singkat juga harus digunakan tim pelatih untuk membangun kerja sama tim. Jangan lagi bermain individualis seperti dalam dua pertandingan terakhir," kata Indro.
"Umpan dari kaki ke kaki juga harus diutamakan dan mengurangi umpan panjang. Ini karena tim-tim lain memiliki postur tubuh besar yang merata," tandasnya.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Grand Final Proliga 2026, 21-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 09:42
-
Erling Haaland Ngetroll Arsenal Lewat Aksi yang Kocak Habis
Liga Inggris 20 April 2026, 09:39
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persib 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 09:12
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 April 2026, 08:58
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persijap 20 April 2026
Bola Indonesia 20 April 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 20 April 2026, 08:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00












