Tak Ada Nama Indonesia di ISG, Ini Penjelasan PSSI
Ari Prayoga | 30 Maret 2017 08:12
Bola.net - - Sekjen PSSI, Ade Wellington buka suara terkait tidak terdaftarnya tim nasional Indonesia U-22 sebagai peserta Islamic Solidarity Games (ISG) 2017. Menurutnya, pihaknya sudah melakukan proses pendaftaran dengan benar.
Sebelumnya, panitia ISG (AISGOC) telah merilis delapan tim peserta ISG yang digelar di Baku, Azerbaijan, pada 12-22 Mei mendatang. Mereka adalah Turki, Arab Saudi, Oman, Aljazair, Palestina, Maroko, Kamerun dan Azerbaijan.
Tidak adanya nama Indonesia memang cukup mengherankan. Sebab, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengaku telah mendaftarkan timnas U-22 sejak Desember 2016.
Oleh sebab itu, Ade akan mencari tahu apakah ada yang salah dengan pendaftaran tersebut. Selain itu, nantinya PSSI akan menanyakan masalah ini ke KOI.
Kami sudah memasukkan 60 nama pada 16 Februari 2017. Pada saat awal Maret, kami sudah kasih 26 nama yang didaftarkan ISG. Proses pendaftaran dan penyerahan nama melalui KOI. Tapi kami lagi bicarakan apakah proses yang belum kami lakukan, ujar Ade di Gedung Makostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2017).
Kami sudah dua sampai tiga kali diundang KOI. Intinya saya akan review kira-kira prosesnya seperti apa karena yang datang sendiri bukan kami langsung tapi pihak KOI. sambung pria berkaca mata ini.
Akan tetapi, apabila timnas U-22 tidak tampil di ISG maka hal itu tidak akan jadi masalah. Pasalnya, serangkaian agenda laga uji coba juga akan diupayakan.
Agenda tetap ada, karena Juli juga ada Piala Asia U-23. Di bulan Juni kami berencana uji coba lawan Argentina lalu Hertha Berlin. Ini semua sudah kami siapkan. Banyak undangan, tapi kami sortir dulu, pungkasnya.
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 4 Mei 2026, 08:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20



















