Tak Bisa Berbahasa Indonesia, Shin Tae-yong Dapat Kritikan
Ari Prayoga | 2 Februari 2024 06:00
Bola.net - Pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana, melontarkan kritik kepada Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Namun, kali ini, bukan soal strategi atau pilihan taktik pelatih asal Korea Selatan itu yang menjadi sasaran kritiknya.
Coach Justin, sapaan karib Justinus Lhaksana, mengkritik Shin Tae-yong soal aspek nonteknis. Hal yang menjadi sasaran kritik tersebut adalah tidak bisanya Shin Tae-yong berbahasa Indonesia.
Menurut Justin, Shin Tae-yong sudah empat tahun di Indonesia. Namun, pelatih berusia 53 tahun ini masih tidak bisa berbahasa Indonesia.
"Dan, itu jadi masalah," tutur Justin, dalam kanal YouTube Justinus Lhaksana.
"Di Timnas Indonesia, mereka berbicara bahasa Korea, Belanda, Inggris, dan Indonesia, which is not good," sambungnya.
Menurut Justin, seharusnya, Shin Tae-yong berusaha belajar bahasa Indonesia. Ia menilai, bahasa Indonesia sangat mudah dipelajari, termasuk oleh warga negara asing.
"Ini masalah niat saja. Niat atau nggak?" tukasnya.
Justin pun membandingkan bahasa Indonesia dengan bahasa Spanyol. Menurutnya, bahasa Spanyol sangat susah dipelajari.
"Padahal, saya bisa bahasa Belanda, Inggris, dan Jerman," sambung pria berdarah Belanda ini.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Wajib Belajar Bahasa Indonesia

Saking pentingnya bahasa Indonesia, Justin menyebut bahwa Shin Tae-yong wajib belajar untuk berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Bahkan, bila perlu, hal ini dimasukkan ke dalam klausul kontraknya, jika Shin Tae-yong diperpanjang.
"Bahkan, kalau saya jadi Erick Thohir (Ketua Umum PSSI), kalau ia mau memperpanjang, ia wajib belajar Bahasa Indonesia," tegasnya.
Kurang Komunikasi dengan Klub

Selain itu, ada lagi kritikan Justin kepada Shin Tae-yong. Eks pelatih Korea Selatan tersebut dinilainya kurang menjalin komunikasi dengan klub, pemilik klub, juga dengan pelatih.
"Ini juga karena kendala bahasa. Kan penting kalau head coach punya kedekatan dengan klub," tutur Justin.
"Lebih komunikasi lah, biar lebih kondusif untuk lepas pemain dan lain-lain," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Jangan Lewatkan!
- Baru Balik dari Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Elkan Baggott Resmi Dipinjamkan Ipswich Town ke Bristol Rovers
- Ada Erick Thohir, PSSI Yakin Bisa Bujuk Klub Luar Negeri untuk Lepas Pemain ke Piala Asia U-23 2024
- Erick Thohir Jujur Akui Tak Punya Alternatif Pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
- Erick Thohir: Saya Puas dengan Shin Tae-yong Kok, tapi Kan Saya Juga Harus Profesional
- Soal Kontrak Shin Tae-yong Diperpanjang atau Tidak, Zainudin Amali: Terserah Apa Kata Erick Thohir
- Daftar Lengkap Tim yang Lolos ke Babak Perempat Final Piala Asia 2023: Tidak Ada Timnas Indonesia
- 3 Pelatih Lokal yang Bisa Gantikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Waktunya Local Pride Unjuk Gigi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













