Tampil Defensif di Piala AFF 2018, Timnas Thailand Jadi Sasaran Kritikan
Editor Bolanet | 3 Desember 2018 08:20
Bola.net - - Timnas Thailand tidak menemui kesulitan berarti untuk lolos dari Grup B Piala AFF 2018, dengan koleksi 10 poin dari empat laga. Namun hal tersebut tidak membuat mereka lolos dari kritikan tajam publik.
Sorotan mengarah pada sang pelatih, Milovan Rajevac. Beberapa kalangan melontarkan ketidakpuasan atas permainan Timnas Thailand di bawah kendali pelatih asal Serbia itu.
Thailand kini lebih memperagakan permainan defensif. Taktik itu yang kurang disukai kalangan luas karena sebelum Rajevac datang pada 2017, Thailand memainkan sepak bola menyerang yang menghibur.
Pembelaan atas kritikan itu datang dari salah seorang pemain Timnas Thailand, Sanrawat Dechmitr.
"Sebagai pemain yang suka bermain menyerang, saya tak mengerti mengapa harus bermain bertahan. Tapi, jika Anda memahami pelatih dengan baik, Anda akan menyadari dia hanya memperbaiki bidang yang perlu perbaikan. Jadi, saya menerima apa yang coba dia lakukan," kata gelandang 29 tahun itu.
"Kami mungkin tak memainkan sepak bola indah, sepak bola menyerang, tapi kami lebih sistemastis sebagai tim," ujarnya.
"Kami tak kebobolan banyak gol, bahkan di saat lawan mengintensifkan serangan, dan kami pun bisa melakukan serangan balik kapan pun. Ini dimensi baru sepak bola Thailand," kata Sanrawat.
Faktanya, secara statistik, kendati memainkan sepak bola defensif, Timnas Thailand mampu memecahkan rekor gol memasukkan di fase penyisihan grup Piala AFF.
Rekor sebelumnya, 13 gol, yang dipegang pada Piala AFF 1996 dan 2004, terlewati karena pada Piala AFF edisi kali ini, Adisak Kraisorn dkk. mampu mengemas 15 gol dan hanya kebobolan tiga gol.
"Dengan jumlah gol yang kami cetak, fan semestinya gembira. Tapi, jika mereka masih memiliki pendapat negatif, tak ada yang bisa kami lakukan. Kami, sebagai tim, gembira bisa mencatatkan hal itu," imbuh Sanrawat.
Timnas Thailand bersua Malaysia di semifinal Piala AFF 2018 pada 1 dan 5 Desember 2018, dengan terlebih dulu menjalani laga tandang ke markas lawan, Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Elkan Baggott Bangga Jadi Bagian Timnas Indonesia yang Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 09:14
-
John Herdman Berbagi Kebahagiaan usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 08:44
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








