Tantang Korsel, Indonesia Harapkan Bantuan Non-Teknis
Editor Bolanet | 30 Maret 2015 17:41
- Timnas Indonesia U-23 akan bertemu Korea Selatan U-23 pada laga terakhir Kualifikasi Piala Asia U-23 2016 Grup H di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (31/3) besok.
Asisten pelatih Timnas U-23, M Zein Al Hadad berpandangan bahwa Korsel di atas kertas lebih diunggulkan memenangi lagai ini. Meski demikian, Garuda Muda tetap berpeluang meraih kemenangan.
Hanya saja, Zein berharap turun hujan lebat dalam laga tersebut. Dengan demikian, membuat Korsel mengalami kesulitan dalam mengembangkan permainan.
Zein berkaca pada hasil laga Indonesia lawan Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U-19 2014, Oktober 2013 silam. Kala itu Garuda Jaya sukses mengalahkan Korsel dengan skor 3-2.
Saat itu, hujan membuat lapangan licin dan air sempat menggenang. Saya melihat permainan Timnas U-23 sama seperti Timnas U-19 waktu itu. Mereka mengandalkan kecepatan dan power. Saya pikir, Timnas U-19 waktu itu bisa menang juga tak lepas karena hujan, tuturnya.
Mudah-mudahan hujan turun agar Korea Selatan tidak bisa berkembang. Selain teknis, faktor non-teknis bisa menentukan, tambahnya.
Indonesia dan Korsel kini sama-sama mengoleksi enam poin. Namun, Korsel unggul produktivitas gol sehingga berada di puncak Grup H.
Bagi kedua tim, pertandingan terakhir sangat menentukan langkah untuk menjadi juara grup dan lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-23 2016. [initial]
(esa/pra)
Asisten pelatih Timnas U-23, M Zein Al Hadad berpandangan bahwa Korsel di atas kertas lebih diunggulkan memenangi lagai ini. Meski demikian, Garuda Muda tetap berpeluang meraih kemenangan.
Hanya saja, Zein berharap turun hujan lebat dalam laga tersebut. Dengan demikian, membuat Korsel mengalami kesulitan dalam mengembangkan permainan.
Zein berkaca pada hasil laga Indonesia lawan Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia U-19 2014, Oktober 2013 silam. Kala itu Garuda Jaya sukses mengalahkan Korsel dengan skor 3-2.
Saat itu, hujan membuat lapangan licin dan air sempat menggenang. Saya melihat permainan Timnas U-23 sama seperti Timnas U-19 waktu itu. Mereka mengandalkan kecepatan dan power. Saya pikir, Timnas U-19 waktu itu bisa menang juga tak lepas karena hujan, tuturnya.
Mudah-mudahan hujan turun agar Korea Selatan tidak bisa berkembang. Selain teknis, faktor non-teknis bisa menentukan, tambahnya.
Indonesia dan Korsel kini sama-sama mengoleksi enam poin. Namun, Korsel unggul produktivitas gol sehingga berada di puncak Grup H.
Bagi kedua tim, pertandingan terakhir sangat menentukan langkah untuk menjadi juara grup dan lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-23 2016. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Pelatih Timor Leste: Korsel Lebih Kuat dari Indonesia
- Aji Santoso Tak Ingin Timnas U-23 Silau Kekuatan Korsel
- Ramu Skuat Terkuat, Korea Selatan Songsong Indonesia
- Brunei Sebut Indonesia Menang Karena Beruntung
- Aji Santoso Kritik Permainan Bertahan Brunei
- Hasil Pertandingan: Indonesia U-23 2-0 Brunei Darussalam U-23
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:11
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 7 Maret 2026, 09:11
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 7 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 09:00
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 7 Maret 2026, 08:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Pebulu Tangkis Indonesia di All England 2026
Bulu Tangkis 7 Maret 2026, 08:25
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Bulu Tangkis 7 Maret 2026, 08:25
-
Ada Peran Ancelotti dalam Sinar Estevao Willian di Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 08:00















