Tembok Eropa di Timnas Indonesia: Lini Belakang Mewah Skuad Garuda dengan Sentuhan Inggris, Italia, hingga Jerman

Asad Arifin | 23 Maret 2026 20:05
Tembok Eropa di Timnas Indonesia: Lini Belakang Mewah Skuad Garuda dengan Sentuhan Inggris, Italia, hingga Jerman
Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks saat beraksi melawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Timnas Indonesia bersiap tampil pada ajang FIFA Series Maret 2026. Turnamen ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menghadapi tiga tim dari konfederasi berbeda. Mereka adalah Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, dan Kepulauan Solomon.

Advertisement

Pelatih John Herdman telah memanggil 24 pemain untuk agenda ini. Dari jumlah tersebut, sembilan pemain berposisi sebagai bek.

Komposisi ini membuat lini belakang Indonesia terlihat sangat mewah. Banyak pemain bertahan kini berkarier di kompetisi top Eropa.

1 dari 2 halaman

Bek Eropa Jadi Fondasi Utama Garuda

Bek Eropa Jadi Fondasi Utama Garuda

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Nama-nama seperti Jay Idzes dan Kevin Diks menjadi sorotan utama. Keduanya bermain di liga top Eropa dan punya peran penting di klub masing-masing.

Jay Idzes kini memperkuat Sassuolo di Serie A. Ia menjadi salah satu pemain dengan menit bermain tinggi di timnya.

Sementara itu, Kevin Diks tampil konsisten bersama Borussia Monchengladbach di Bundesliga. Ia bahkan dipercaya sebagai eksekutor penalti.

Selain itu, Elkan Baggott juga kembali dipanggil. Bek Ipswich Town tersebut bermain di Championship Inggris dan menambah kedalaman lini belakang.

2 dari 2 halaman

Kedalaman Skuad Jadi Kekuatan Nyata

Kedalaman Skuad Jadi Kekuatan Nyata

Aksi Rizky Ridho bersama Persija Jakarta pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Selain nama besar, Indonesia juga punya kedalaman yang solid. Beberapa pemain lain juga berkarier di Eropa.

Justin Hubner, Dean James, dan Nathan Tjoe-A-On bermain di Belanda. Mereka menjadi bagian penting di klub seperti Fortuna Sittard, Go Ahead Eagles, dan Willem II.

Di level domestik, ada Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, dan Sandy Walsh. Ketiganya punya pengalaman dan kualitas yang tak kalah penting.

Kombinasi pemain Eropa dan lokal ini memberi fleksibilitas taktik. Lini belakang Indonesia kini tidak hanya kuat, tetapi juga kompetitif di berbagai situasi.

LATEST UPDATE