Terungkap, Timnas Indonesia U-23 Hampir Walk Out Saat Dicurangi Wasit Lawan Guinea U-23
Richard Andreas | 12 Mei 2024 14:15
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 menerima perlakuan yang tidak adil dari wasit Francois Letexier yang memimpin duel kontra Guinea U-23, play-off Olimpiade 2024. Kasus ini hampir saja membesar jadi lebih buruk.
Kejadian bermula ketika Timnas Indonesia U-23 berhadapan dengan Timnas Guinea U-23 di Stade Pierre Pibarot, Clairefontaine-en-Yvelines, Prancis, pada Kamis (9/5/2024).
Francois Letexier memberikan tendangan penalti kedua kepada Guinea U-23 pada menit ke-72 yang membuat berang pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong.
Padahal dari tayangan ulang, tekel bek Timnas Indonesia U-23, Alfeandra Dewangga, mengenai bola lebih dulu meski diikuti terkaparnya penyerang Guinea U-23, Algassime Bah.
Cerita Ernando Ari
Kiper Timnas Indonesia U-23, Ernando Ari Sutaryadi, menceritakan bahwa Witan Sulaeman dkk. sempat ingin mogok bermain akibat keputusan kontroversial itu, tetapi tidak jadi.
Bahkan, Algassime Bah sampai mengusir keluar pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, lewat ganjaran dua kartu kuning akibat melancarkan protes habis-habisan.
Bukan hanya sekali, tetapi dua kali Francois Letexier menghukum Timnas Indonesia U-23 dengan tendangan penalti janggal.
Keputusan Kontroversial Lainnya
Pada menit ke-28, Francois Letexier memvonis kapten Timnas Indonesia U-23, Witan Sulaeman, menjatuhkan Algassime Bah di kotak penalti sendiri, padahal kejadiannya berlangsung di luar kotak penalti.
Keputusan itu membuat Timnas Indonesia U-23 kebobolan oleh sepakan 12 pas Ilaix Moriba, yang juga menjadi gol kemenangan Guinea U-23 dan berujung kegagalan Garuda Muda lolos ke Olimpiade Paris.
Ernando Ari berkisah bahwa pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, tidak kuasa menahan air matanya. Arsitek asal Korea Selatan itu disebutkan menangis di ruang ganti stadion.
Wasitnya Parah
"Parah sih wasitnya, kacau. Mungkin baru pertama kali saya melihat pelatih Timnas Indonesia menangis karena terharu," ujar Ernando Ari.
"Kami waktu penalti kedua Guinea U-23 sempat mau walkout untuk keluar lapangan. Tapi anak-anak menunjukkan sikap yang positif."
"Kami mau bermain dan alhamdulillah penalti kedua Guinea U-23 tidak gol, tapi sayangnya kami juga tidak bisa membalas gol Guinea U-23. Yang kami pikirkan di ruang ganti itu," ungkap Ernando Ari.
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa/Wiwig Prayugi) 12 Mei 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















