Tiga Pelajaran dari Kemenangan Timnas Indonesia U-19 dari Timnas Qatar
Gia Yuda Pradana | 18 September 2020 11:03
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 menunjukkan grafik peningkatan selama rangkaian laga uji coba mereka di Kroasia. Setelah menahan imbang Arab Saudi, kali ini skuad besutan Shin Tae-yong tersebut sukses meraih kemenangan pertama mereka.
Kemenangan perdana Timnas Indonesia U-19 ini diraih kala menghadapi Timnas Qatar U-19. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion SRC Mladost Cakovec, Kamis (17/9/2020), David Maulana dan kawan-kawan menang dengan skor 2-1.
Dua gol kemenangan Timnas Indonesia U-19 pada laga ini dicetak Brylian Aldama dan M. Supriadi. Sementara, satu gol Qatar dicetak Jassim Al-Mehairi.
Kemenangan ini merupakan kemenangan perdana Timnas Indonesia selama menggelar rangkaian uji coba di Kroasia. Pada dua laga awal mereka di Kroasia, kontra Bulgaria dan Kroasia, Timnas Indonesia U-19 harus menelan kekalahan, masing-masing dengan skor 0-3 dan 1-7. Kemudian pada laga kontra Arab Saudi, mereka bermain imbang 3-3.
Tak hanya kemenangan perdana, dalam pertandingan kontra Timnas Qatar U-19 ini, Timnas Indonesia U-19 juga mendapat sejumlah pelajaran berharga. Apa saja pelajaran yang bisa dipetik Garuda Muda dari pertandingan tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Pressing Ketat
Pada pertandingan tersebut, Timnas Indonesia tampil dengan determinasi tinggi. Mereka bermain sesuai jati diri mereka, agresif dan dengan pressing ketat.
Pola permainan ini yang tak tampak pada laga kontra Bulgaria dan Kroasia. Waktu itu, mereka lebih banyak menunggu di area pertahanan sendiri dan mengandalkan serangan balik.
Kombinasi antara permainan yang lebih banyak menunggu di pertahanan sendiri dan kesalahan-kesalahan sendiri yang dibuat membuat lini pertahanan Timnas Indonesia U-19 rapuh. Setiap kesalahan yang dibuat begitu dekat dengan kotak penalti.
Dengan bermain lebih menekan, Timnas Indonesia U-19 bisa meminimalisir risiko. Paling tidak, jika mereka membuat kesalahan, hal ini terjadi jauh dari area berbahaya mereka. Ada lebih banyak kesempatan untuk mengoreksi kesalahan tersebut.
Tak hanya mengurangi kesalahan di area sendiri, pressing ketat dari para penggawa Indonesia ini juga berbuah apik. Gol kedua Timnas Indonesia U-19, yang dicetak Supriadi, berawal dari sukses penggawa Indonesia memaksa penggawa Qatar kehilangan bola di area pertahanan sendiri.
Mental Rebound
Pada pertandingan ini, para penggawa Timnas Indonesia memang masih menunjukkan kesalahan-kesalahan mendasar. Mereka masih kerap salah umpan. Penguasaan bola mereka pun masih belum terlalu bagus.
Namun, pada pertandingan ini, para penggawa Indonesia menunjukkan mental rebound. Begitu kehilangan bola, Witan Sulaeman dan kawan-kawan tak lagi sekadar terperangah, seperti yang terjadi pada laga-laga sebelumnya.
Kali ini, para penggawa Timnas Indonesia U-19 menunjukkan mental rebound yang bagus. Begitu kehilangan penguasaan bola, mereka langsung memberikan tekanan pada lawan. Jika tekanan tersebut tak berhasil, dengan disiplin, mereka kembali ke posisi bertahan. Hal inilah yang membuat pertahanan mereka lebih solid ketimbang pada beberapa laga sebelumnya.
Benahi Pertahanan
Kendati sudah menunjukkan sejumlah hal positif dari pertandingan ini, masih ada hal yang harus dibenahi oleh para penggawa Timnas Indonesia U-19. Salah satu yang paling mencolok adalah cara mereka bertahan.
Gol semata wayang Qatar menunjukkan adanya miskomunikasi antara dua pemain bertahan Indonesia dalam menghalangi pergerakan Jassim Al-Mehairi di rusuk kanan pertahanan mereka.
Kelemahan ini pun sudah dibaca oleh Shin Tae Yong. Pelatih Timnas Indonesia ini pun mengaku bahwa ada sejumlah kelemahan dalam cara anak asuhnya bertahan.
"Masih ada kekurangan seperti penjagaan terhadap pemain lawan, posisi bagaimana bertahan, dan lain-lain. Ini yang harus kami poles untuk diperbaiki," ujar Shin Tae Yong.
Pantang Jemawa
Sementara itu, walau telah menunjukkan grafik peningkatan di aspek permainan dan hasil, para penggawa Indonesia tak boleh jemawa dan berpuas diri. Pasalnya, masih ada tiga lagi pertandingan uji coba yang menanti.
Supriadi dan kawan-kawan kembali akan menghadapi Qatar pada laga yang akan dihelat Minggu (20/9/2020). Setelahnya, mereka akan menghadapi Bosnia pada Jumat (25/9/2020). Terakhir, Timnas Indonesia U-19 bakal menghadapi Dinamo Zagreb pada Senin (28/9/2020).
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Sebelum Kalahkan Qatar, Timnas Indonesia U-19 Dapat Telepon dari Ketum PSSI
Menang Lawan Qatar, Lini Belakang Timnas Indonesia U-19 Jadi Sorotan Shin Tae-yong
Timnas Indonesia U-19 Libas Qatar, Netizen: Supriadi Abis Makan Odading Mang Oleh ya?
Man of The Match Timnas Indonesia U-19 Vs Qatar U-19: Mochammad Supriadi
Hasil Pertandingan Timnas indonesia U-19 vs Qatar U-19: Skor 2-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




