Timnas Indonesia Bentukan KPSI Absen di SCTV Cup
Editor Bolanet | 4 September 2012 21:00
- Anggota Joint Committee (JC) Joko Driyono, memastikan jika para pemain Tim Nasional bentukan KPSI tidak akan terjun di ajang SCTV Cup, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 9-10 September.
Timnas bentukan KPSI tersebut, dibesut Alfred Riedl dan dibantu Direktur Teknik Benny Dollo. Bahkan, duet pelatih asing dan lokal tersebut, kini sudah mengantongi 28 pemain yang nantinya akan diterjunkan dalam Piala AFF 2012.
Rencananya, Timnas Indonesia bentukan PSSI, yakni Timnas U-22 akan melawan Timnas Malaysia di hari pertama, sedangkan selanjutnya Timnas senior melawan Timnas Korea Utara.
Hanya keajaiban yang dapat mengubah kebijakan yang sudah diputuskan KPSI, yakni hanya akan mengirimkan pemainnya jika Timnas ditangani JC atau KPSI. Kecuali, persoalan-persoalan yang kini ada sudah terselesaikan, terang Joko yang juga CEO PT Liga Indonesia (PT LI).
Belum selesainya persoalan dualisme kompetisi dan kepengurusan PSSI, menurut Joko, membuat klub-klub yang kompetisinya bernaung di bawah PT Liga Indonesia, dipastikan tidak akan mengeluarkan izin kepada para pemainnya membela Timnas bentukan PSSI. Karena itu, Joko berharap, pertemuan kedua JC dapat segera terlaksana, dan menghasilkan solusi demi kemajuan sepakbola Indonesia.
Permasalahan sepakbola nasional memang semakin rumit. Tidak hanya kompetisi dan kepengurusan saja yang menjadi ganda, namun merembet ke Timnas. karena itu, kita harus bersatu untuk menemukan jalan keluarnya, tutupnya. (esa/dzi)
Timnas bentukan KPSI tersebut, dibesut Alfred Riedl dan dibantu Direktur Teknik Benny Dollo. Bahkan, duet pelatih asing dan lokal tersebut, kini sudah mengantongi 28 pemain yang nantinya akan diterjunkan dalam Piala AFF 2012.
Rencananya, Timnas Indonesia bentukan PSSI, yakni Timnas U-22 akan melawan Timnas Malaysia di hari pertama, sedangkan selanjutnya Timnas senior melawan Timnas Korea Utara.
Hanya keajaiban yang dapat mengubah kebijakan yang sudah diputuskan KPSI, yakni hanya akan mengirimkan pemainnya jika Timnas ditangani JC atau KPSI. Kecuali, persoalan-persoalan yang kini ada sudah terselesaikan, terang Joko yang juga CEO PT Liga Indonesia (PT LI).
Belum selesainya persoalan dualisme kompetisi dan kepengurusan PSSI, menurut Joko, membuat klub-klub yang kompetisinya bernaung di bawah PT Liga Indonesia, dipastikan tidak akan mengeluarkan izin kepada para pemainnya membela Timnas bentukan PSSI. Karena itu, Joko berharap, pertemuan kedua JC dapat segera terlaksana, dan menghasilkan solusi demi kemajuan sepakbola Indonesia.
Permasalahan sepakbola nasional memang semakin rumit. Tidak hanya kompetisi dan kepengurusan saja yang menjadi ganda, namun merembet ke Timnas. karena itu, kita harus bersatu untuk menemukan jalan keluarnya, tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Tim Nasional 5 Juni 2026, 19:01
-
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:15
-
Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Oman
Tim Nasional 5 Juni 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











