Timnas Indonesia Dinobatkan Sebagai Tim Paling Fair Play di Piala AFF 2020, Media Vietnam Tak Terima
Aga Deta | 2 Januari 2022 11:13
Bola.net - Penghargaan yang diterima oleh Timnas Indonesia di final Piala AFF 2020 disoroti oleh media Vietnam. Skuat Garuda mendapat penghargaan Fair Play Award Piala AFF 2020.
Indonesia gagal meraih titel juara Piala AFF edisi ke-13. Bersua Thailand dalam pertandingan dua leg di National Stadium, Kallang, Tim Garuda takluk dengan agregat 2-6.
Pada pertandingan leg pertama, 29 Desember 2021, Timnas Indonesia dilumat Thailand dengan skor 0-4. Adapun laga kedua pada Sabtu (1/1/2022) malam WIB, Indonesia bermain imbang 2-2 kontra Tim Gajah Perang.
Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia harus puas menjadi posisi runner-up di Piala AFF untuk keenam kalinya. Di sisi lain, Timnas Thailand sukses merengkuh titel juara keenam di Piala AFF.
Meski gagal keluar sebagai juara, Indonesia merengkuh Fair Play Award Piala AFF 2020. Timnas Indonesia dianggap sebagai tim paling fair play sepanjang turnamen.
Media Vietnam Tak Ikhlas
Akan tetapi, penghargaan yang didapat Tim Garuda membuat media Vietnam, Zingnews, tak ikhlas. Media online ternama di Vietnam itu menganggap Timnas Indonesia tak layak meraih Fair Play Award.
Pasalnya, Asnawi Mangkualam dkk. dianggap sebagai tim dengan pelanggaran dan juga kartu kuning terbanyak. Timnas Indonesia mengoleksi 13 kartu kuning, 0 kartu merah, dan melakukan 143 pelanggaran.
"Tidak ada yang perlu diragukan tentang posisi runner-up Timnas Indonesia. Namun, fakta mereka menerima Fair Play Award membingungkan, terutama ketika melihat statistik kartu, jumlah pelanggaran, dan gaya permainan tim ini," tulis Zingnews.
"Data Piala AFF menunjukkan Indonesia memainkan delapan pertandingan dan memiliki 13 kartu kuning, 0 kartu merah. Mereka tertinggal dari Thailand dengan 17 kartu kuning. Tim asuhan Shin Tae-yong itu melakukan 143 pelanggaran, Thailand dengan 117 pelanggaran."
Alasan Timnas Indonesia Raih Fair Play Award
Tim yang berhak meraih Fair Play Award Piala AFF ditentukan oleh Komite Disiplin AFF (Federasi Sepak Bola ASEAN). Kriteria pemenang berdasarkan artikel Kode 10 FIFA Fair Play.
Berdasarkan panduan di FIFA Fair Play, penilaian tidak berdasarkan jumlah kartu yang didapat dan juga pelanggaran yang dilakukan.
Penilaian dilakukan berdasarkan semangat fair play, bermain untuk kemenangan tetapi juga menerima kekalahan, bermain dalam semangat aturan sepak bola, menghormati rekan satu tim, wasit, ofisial, dan penonton, serta menampilan kesenangan sepak bola.
"Diyakini Piala AFF mengakui sikap pantang menyerah Timnas Indonesia sebagai tindakan yang indah dan memberi mereka penghargaan Fair Play untuk itu," lanjut Zingnews.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Rizki Hidayat
Published: 2/1/2022
Baca Juga:
- Larangan 4 Pemain Indonesia Bermain di Final Piala AFF Bermula dari Laporan Pihak Hotel
- Juara Piala AFF 2020, Kapten Thailand: Berkat Kerja Keras!
- Termasuk Ricky Kambuaya, Ini 10 Penggawa Timnas Indonesia dengan Nilai di Atas Rerata pada Piala AFF
- Punya Banyak Pemain Muda, Pelatih Thailand Prediksi Masa Depan Timnas Indonesia Cerah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19












