Timnas Indonesia U-17 Masih Punya PR Jelang Berjuang di Piala AFF U-17 2026, Apa Saja?

Afdholud Dzikry | 10 April 2026 09:32
Timnas Indonesia U-17 Masih Punya PR Jelang Berjuang di Piala AFF U-17 2026, Apa Saja?
Starting Timnas Indonesia U-17. (c) dok.KitaGaruda

Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, terus mematangkan persiapan Garuda Muda menjelang Piala AFF U-17 2026. Meski hasil uji coba internasional belum maksimal, ia melihat perkembangan positif dalam skuatnya.

Turnamen kelompok umur ini dijadwalkan berlangsung pada 11–23 April mendatang. Gresik dan Sidoarjo akan menjadi saksi perjuangan anak asuh Kurniawan di kandang sendiri.

Advertisement

Kurniawan menitikberatkan evaluasi pada aspek mental bertanding dan kemampuan penguasaan bola pemain. Baginya, menghadapi lawan-lawan kuat selama masa persiapan memberikan dampak yang sangat signifikan bagi skuat.

Kondisi fisik para pemain saat ini dilaporkan berada dalam level yang cukup prima. Data latihan terbaru menunjukkan grafik yang siap menuju puncak performa ketika turnamen resmi dimulai.

1 dari 2 halaman

Fokus Benahi Kesalahan Individu di Lini Belakang

Fokus Benahi Kesalahan Individu di Lini Belakang

Selebrasi skuad XI Timnas Indonesia U-17 dalam laga versus China, Rabu (11/2/2026). (c) Bola.net/Abdul Aziz

Meskipun progres terlihat memuaskan, Kurniawan menegaskan masih ada sejumlah aspek teknis yang harus segera dibenahi. Salah satu poin krusial adalah meminimalkan kesalahan individu di barisan pertahanan tim.

Ia menyadari bahwa kesalahan kecil di lini belakang sering kali berujung pada kebobolan yang merugikan. Hal ini menjadi catatan penting agar Garuda Muda mampu bersaing lebih jauh hingga level Asia.

"Peningkatan terlihat dari aspek mental bertanding dan penguasaan bola setelah menghadapi sejumlah tim kuat, ada progres yang sangat memuaskan bagi penilaian kami, terutama masalah mental bertanding dan penguasaan bola," ujar Kurniawan.

"Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus terus kita lakukan," kata pelatih yang akrab disapa Si Kurus tersebut mengenai penyelesaian akhir timnya.

2 dari 2 halaman

Mentalitas Juara dan Tantangan di Grup A

Kurniawan turut menyentuh aspek efektivitas lini serang yang dinilai masih belum cukup tajam di lapangan. Padahal, para pemainnya mampu menciptakan peluang emas saat menghadapi tim kuat seperti Korea Selatan dan Thailand.

Pengalaman kariernya di Como 1907 coba ia bagikan untuk membentuk mentalitas bertarung para pemain muda. Ia ingin pemain memiliki pola pikir profesional dan daya juang yang tinggi selama pertandingan.

"Kami respect ke lawan, tapi yang lebih kerja keras dan fight yang akan memenangkan pertandingan," imbuh Kurniawan dengan tegas.

Timnas Indonesia U-17 sendiri tergabung di Grup A bersama tim-tim kuat lainnya. Mereka harus bersaing ketat melawan Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste demi mengamankan tiket ke fase selanjutnya.

Kerja keras kolektif menjadi kunci utama jika ingin meraih kesuksesan di turnamen bergengsi Asia Tenggara ini. Seluruh sisa waktu persiapan akan dimaksimalkan untuk menghapus kelemahan di setiap lini permainan.

LATEST UPDATE