Timnas Indonesia vs Jepang: Sosok sang Veteran dan Eks Penggawa Inter Milan, Yuto Nagatomo
Gia Yuda Pradana | 13 November 2024 11:13
Bola.net - Menjelang pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, perhatian tertuju pada salah satu pemain veteran Jepang, Yuto Nagatomo. Bek sayao berusia 38 tahun ini bukan hanya menjadi simbol konsistensi di tim nasional Jepang, tetapi juga menyimpan catatan gemilang dalam karier sepak bolanya, termasuk pengalamannya bermain di Inter Milan.
Indonesia akan menjamu Jepang pada partai kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ketiga Grup C. Laga Indonesia vs Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini dijadwalkan kick-off Jumat, 15 November 2024, jam 19.00 WIB.
Jepang sekarang memimpin Grup C dengan 10 poin dari empat laga. Jepang tiga kali menang, sekali imbang, dan belum terkalahkan. Jepang juga telah mencetak total 15 gol dan baru sekali kebobolan.
Di laih pihak, Indonesia masih tanpa kemenangan dan baru mengumpulkan tiga poin hasil tiga kali imbang serta sekali kalah. Skuad Garuda sejauh ini mencetak empat gol dan kebobolan lima.
Jelang duel Indonesia vs Jepang di SUGBK, berikut ulasan singkat tentang sosok Nagatomo.
Karier Nagatomo di Inter Milan

Nagatomo bergabung dengan Inter Milan dari FC Tokyo pada tahun 2011. Dia memperkuat klub raksasa Italia itu hingga 2018, menjadikannya salah satu pemain Asia dengan karier terlama di Serie A.
Di Inter, Nagatomo adalah bek kiri yang dikenal dengan kecepatan dan kemampuannya dalam menyerang maupun bertahan. Dia tampil dalam lebih dari 200 pertandingan dan membantu Inter Milan meraih gelar Coppa Italia pada 2011.
Performa Nagatomo selama di Inter mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu bek terbaik Jepang di era modern.
Setelah bermain untuk Inter, Nagatomo pindah ke Galatasaray. Dua tahun di Turki, Nagatomo hijrah ke Prancis, di mana dia semusim memperkuat Marseille. Pada 2021, dia pulang ke FC Tokyo, dan kembali membela klub profesional pertamanya itu sampai sekarang.
Prestasi Internasional Nagatomo

Sebagai pemain tim nasional Jepang, Nagatomo telah menjadi bagian integral dari skuad sejak debutnya di tahun 2008. Dia tampil dalam empat Piala Dunia (2010, 2014, 2018, dan 2022), membawa pengalaman berharga ke dalam setiap turnamen.
Keberadaannya di tim nasional tak hanya soal kontribusi teknis, tetapi juga memberikan kehadiran pemimpin yang mampu menginspirasi pemain-pemain muda. Dia turut membantu Jepang meraih gelar juara Piala Asia 2011.
Sekarang, pada usia 38 tahun, mungkin tak sedikit yang mempertanyakan seberapa besar peran Nagatomo dalam skuad Jepang saat ini. Namun, pelatih Hajime Moriyasu tetap menaruh kepercayaan kepada veteran ini untuk memimpin lini belakang.
Pengalamannya di lapangan bisa menjadi faktor penentu dalam pertandingan melawan Indonesia, di mana stabilitas dan kejelian membaca permainan sangat dibutuhkan untuk mengatasi serangan lawan.
Kebugaran dan Ketekunan Nagatomo

Salah satu hal yang paling mengesankan dari Yuto Nagatomo adalah kemampuannya menjaga kebugaran di usia yang sudah tidak lagi muda untuk seorang pesepak bola. Tak semua orang bisa melakukannya.
Rutinitas latihan yang disiplin, pola makan yang terjaga, dan dedikasi tinggi terhadap kebugaran fisik membuatnya tetap kompetitif di level tertinggi. Itulah kenapa dia bisa seawet ini.
Nagatomo dikenal sebagai pemain dengan stamina luar biasa, yang memungkinkan dirinya terus berkontribusi dalam tempo tinggi selama 90 menit.
Dengan pengalaman panjang di kancah internasional dan klub-klub besar, Yuto Nagatomo masih bisa menjadi salah satu aset penting bagi Jepang dalam upaya mereka meraih tiket ke Piala Dunia 2026. Kehadiran sang veteran di lapangan adalah cerminan dari semangat juang dan dedikasi tanpa henti, sebuah inspirasi bagi generasi muda di tim nasional Jepang.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Calvin Verdonk dan Koki Ogawa, Kawan Jadi Lawan di Duel Timnas Indonesia vs Jepang
Manajer Timnas Indonesia Ungkap Peluang Kevin Diks Turun Melawan Jepang: Dipantau dalam 1-2 Hari ke Depan, Jika Masuk Skema Tim Pelatih
Kata Pelatih Jepang: Harus Punya Mental Top Bila Ingin Kalahkan Indonesia di GBK
Asnawi Mangkualam Tidak Dipanggil, Ban Kapten Timnas Indonesia Kembali ke Lengan Jay Idzes saat Melawan Jepang dan Arab Saudi
Rizky Ridho Buka-bukaan Tentang Impian Main di Luar Negeri: Sebelum ke Eropa, Saya Ingin Main di Thailand
Kalimat Pertama Kevin Diks Setelah Latihan Perdana Timnas: Garuda Memanggil, Dijawab dengan Bangga!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



