Timnas Senior Fokus Persiapan
Editor Bolanet | 17 April 2012 03:08
- Persiapan menjadi fokus utama Tim Nasional senior ketimbang mengedepankan target yang akan dicapai jelang keikutsertaan dalam turnamen internasional Al-Nakbah di Palestina, 13-24 Mei mendatang.
Karena itu, pelatih Timnas senior, Nil Maizar, berharap pasukannya dapat memanfaatkan waktu yang ada sehingga mampu tampil semaksimal mungkin agar tidak menjadi bulan-bulanan lawan.
“Tim ini dibangun dengan dasar yang baik. Semoga, kami juga sukses meraih hasil yang baik pula. Saya juga siap memoles penampilan pemain. Meski lawan yang bakal dihadapi akan sulit, kami akan berjuang untuk meraih poin,” terangnya kepada .
Intinya, ke depan kita harus memperbaiki diri. Indonesia harus bangkit dan menunjukan tren positif,” katanya.
Nil Maizar juga menegaskan, tidak terpaku untuk menggunakan pemain asal kompetisi tertentu saja, yakni Indonesia Super League (). Terlebih, mayoritas klub yang berkompetisi di bawah naungan PT Liga Indonesia (PT LI) tersebut, belum menerbitkan izin bagi para pemainnya.
“Sepak bola yang saya pahami adalah pemain tim yang mengedepankan kolektivitas. Sehingga, dengan pemain yang ada, kami harus berbuat maksimal, hargai proses dan pantang mengeluh,” tukasnya. (esa/dzi)
Karena itu, pelatih Timnas senior, Nil Maizar, berharap pasukannya dapat memanfaatkan waktu yang ada sehingga mampu tampil semaksimal mungkin agar tidak menjadi bulan-bulanan lawan.
“Tim ini dibangun dengan dasar yang baik. Semoga, kami juga sukses meraih hasil yang baik pula. Saya juga siap memoles penampilan pemain. Meski lawan yang bakal dihadapi akan sulit, kami akan berjuang untuk meraih poin,” terangnya kepada .
Intinya, ke depan kita harus memperbaiki diri. Indonesia harus bangkit dan menunjukan tren positif,” katanya.
Nil Maizar juga menegaskan, tidak terpaku untuk menggunakan pemain asal kompetisi tertentu saja, yakni Indonesia Super League (). Terlebih, mayoritas klub yang berkompetisi di bawah naungan PT Liga Indonesia (PT LI) tersebut, belum menerbitkan izin bagi para pemainnya.
“Sepak bola yang saya pahami adalah pemain tim yang mengedepankan kolektivitas. Sehingga, dengan pemain yang ada, kami harus berbuat maksimal, hargai proses dan pantang mengeluh,” tukasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













