Timnas Tanpa Kiper Utama di Semifinal Al-Nakbah
Editor Bolanet | 21 Mei 2012 07:30
- Walau dipastikan lolos ke babak semifinal dalam turnamen Al Nakbah di Palestina, Tim Nasional Indonesia harus rela tidak diperkuat penjaga gawang utamanya, Wahyu Tri Nugroho.
Fisioterapis Timnas, Matias Ibo menyatakan, bahwa Wahyu mendapatkan cedera serius di bagian kepala sehingga harus beristirahat hingga turnamen selesai.
Wahyu mengalami cedera di kepala bagian kanan akibat berbenturan dengan sepatu pemain Kurdistan saat laga di babak penyisihan Sabtu (19/5). Namun dia sudah menjalani operasi, dan masih menjalani perawatan. Dia akan berada di rumah sakit Ramallah sampai beberapa hari ke depan, ucapnya ketika dihubungi para wartawan di Jakarta.
Matias juga menjelaskan, saat mengalami peristiwa benturan, penjaga gawang asal Persiba Bantul tersebut langsung mendapat perawatan ke rumah sakit dan dilakukan CT-scan dan MRI, sehingga dinyatakan mengalami patah tulang kepala sepanjang 1 sentimeter.
Operasinya langsung dilakukan dan telah sukses untuk mengembalikan posisi tulang yang patah. Saat ini Wahyu masih berada di ICU, mudah-mudahan cepat sembuh dan segera menjalani masa rehabilitasi selanjutnya, jelasnya.
Pada babak semifinal, Indonesia akan menghadapi Palestina pada Selasa (22/5).
Meski lolos, namun keberhasilan ke semifinal masih diwarnai beberapa kekurangan dalam hal kerja sama, komunikasi, maupun finishing touch. Karena itu, masih banyak yang harus dibenahi. Sebab, kami pasti akan mendapatkan perlawanan yang lebih keras dari tim tuan rumah, ucap Matias.
Terkait pengganti Wahyu di posisi penjaga gawang, dirinya menilai Timnas masih menyisakan dua penjaga gawang, yaitu Endra Prasetya yang bermain untuk Persebaya Surabaya dengan catatan 16 gol kemasukan, dan Jandia Eka yang bermain di klub Semen Padang dengan 17 gol kemasukan.
Keputusan pengganti Wahyu tergantung dari pelatih, namun kedua penjaga gawang cadangan Timnas memiliki kualitas yang sama baiknya, tambahnya.
Bagi kapten Timnas, Samsul Arif Munif mengatakan, walau merasa sangat kehilangan Wahyu, namun pihaknya menilai para pemain akan siap memberikan semua penampilannya untuk hadapi laga semifinal nanti.
Kita memang kehilangan Wahyu, namun persiapan terus dilakukan dan para pemain tadi pagi sudah latihan pemulihan. Kami terus beradaptasi dengan rumput lapangan yang sintetis, tuturnya.
Dirinya pun berharap dukungan dari seluruh masyarakat pecinta sepakbola Indonesia, dalam menghadapi laga semifinal nanti.
Kita mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat Indonesia saat menjalani pertandingan semifinal. Mudah-mudahan, kita bisa memberi yang terbaik untuk bangsa ini, tambahnya. (esa/dzi)
Fisioterapis Timnas, Matias Ibo menyatakan, bahwa Wahyu mendapatkan cedera serius di bagian kepala sehingga harus beristirahat hingga turnamen selesai.
Wahyu mengalami cedera di kepala bagian kanan akibat berbenturan dengan sepatu pemain Kurdistan saat laga di babak penyisihan Sabtu (19/5). Namun dia sudah menjalani operasi, dan masih menjalani perawatan. Dia akan berada di rumah sakit Ramallah sampai beberapa hari ke depan, ucapnya ketika dihubungi para wartawan di Jakarta.
Matias juga menjelaskan, saat mengalami peristiwa benturan, penjaga gawang asal Persiba Bantul tersebut langsung mendapat perawatan ke rumah sakit dan dilakukan CT-scan dan MRI, sehingga dinyatakan mengalami patah tulang kepala sepanjang 1 sentimeter.
Operasinya langsung dilakukan dan telah sukses untuk mengembalikan posisi tulang yang patah. Saat ini Wahyu masih berada di ICU, mudah-mudahan cepat sembuh dan segera menjalani masa rehabilitasi selanjutnya, jelasnya.
Pada babak semifinal, Indonesia akan menghadapi Palestina pada Selasa (22/5).
Meski lolos, namun keberhasilan ke semifinal masih diwarnai beberapa kekurangan dalam hal kerja sama, komunikasi, maupun finishing touch. Karena itu, masih banyak yang harus dibenahi. Sebab, kami pasti akan mendapatkan perlawanan yang lebih keras dari tim tuan rumah, ucap Matias.
Terkait pengganti Wahyu di posisi penjaga gawang, dirinya menilai Timnas masih menyisakan dua penjaga gawang, yaitu Endra Prasetya yang bermain untuk Persebaya Surabaya dengan catatan 16 gol kemasukan, dan Jandia Eka yang bermain di klub Semen Padang dengan 17 gol kemasukan.
Keputusan pengganti Wahyu tergantung dari pelatih, namun kedua penjaga gawang cadangan Timnas memiliki kualitas yang sama baiknya, tambahnya.
Bagi kapten Timnas, Samsul Arif Munif mengatakan, walau merasa sangat kehilangan Wahyu, namun pihaknya menilai para pemain akan siap memberikan semua penampilannya untuk hadapi laga semifinal nanti.
Kita memang kehilangan Wahyu, namun persiapan terus dilakukan dan para pemain tadi pagi sudah latihan pemulihan. Kami terus beradaptasi dengan rumput lapangan yang sintetis, tuturnya.
Dirinya pun berharap dukungan dari seluruh masyarakat pecinta sepakbola Indonesia, dalam menghadapi laga semifinal nanti.
Kita mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat Indonesia saat menjalani pertandingan semifinal. Mudah-mudahan, kita bisa memberi yang terbaik untuk bangsa ini, tambahnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











