Timnas U-19 Akan Terapkan Kedisiplinan Ala Militer
Asad Arifin | 24 Maret 2017 16:54Bola.net - - Pelatih tim nasional U-19 Indonesia, Indra Sjafri menerapkan metode kedisiplinan ala militer saat melatih anak asuhnya. Metode tersebut diterapkan agar para pemain bisa bersikap profesional.
Sebagaimana diketahui, Indra sedang mempersiapkan tim untuk tampil di ajang Piala AFF 2017 di Myanmar. Sebanyak 35 pemain dipanggilnya untuk mengikuti pemusatan latihan sejak Senin (20/3/2017) di Lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta.
Alasan utama Indra menerapkan metode tersebut lantaran sangat kagum dengan kedisiplinan yang dibentuk di militer. Indra pun ingin belajar dari mereka untuk membentuk timnas U-19.
Kita sipil ini harus angkat topi ya. Harus akui masalah kedisiplinan, masalah komitmen, itu teman-teman di TNI sangat luar biasa. Saya pribadi sangat banyak belajar dari situ, ujar Indra di Lapangan Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta, Jumat (24/3/2017).
Indra mengatakan, ada alasan mengapa dia menerapkan metode tersebut. Dia ingin mencari pemain-pemain yang benar-benar rela berjuang demi mengharumkan nama bangsa.
Ini kan bukan pekerjaan gampang. Ini betul-betul pejuang yang kita minta. Betul betul orang yang mau dan rela berkorban apapun, tegas mantan pelatih Bali United ini.
Sebelumnya, Indra sudah menerapkan aturan ketat dalam timnya. Dia melarang anak-anak asuhnya untuk mewarnai rambutnya dan memakai anting. Selain itu, mereka juga dibatasi dalam penggunaan telepon genggam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bedah Statistik Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: 3 Gol dari 36 Shots
Tim Nasional 12 Desember 2025, 22:08
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







